Beranda News 3 menteri bertujuan untuk meningkatkan daya saing produsen kopi Indonesia

3 menteri bertujuan untuk meningkatkan daya saing produsen kopi Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Tiga Menteri Pemerintah Joko Widodo dan KH Maaruf Amin membahas perumusan strategi peningkatan daya saing petani kopi Indonesia.

Tiga menteri kabinet Indonesia Bersatu, yakni Menteri BUMN Eric Tohir, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, dan Menteri LHC Siti Nurbaya. Mereka menjadi ahli dalam “Dialog Kopi Indonesia” yang diadakan PDIP di gedung sekolah partai di Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin.

Menteri BUMN Eric Tohir mengatakan, Presiden Joko Widodo ingin semua program di kementerian dan lembaga benar-benar ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat secara langsung.

Apalagi pandemi COVID-19 masih berlangsung, sehingga seolah-olah memang ada celah.

“Oleh karena itu, sesuai arahan presiden, kita semua, para pembantu presiden, harus memastikan keseimbangan ekonomi dan campur tangan jika perlu,” kata Eric.

Ia mengatakan Kementerian BUMN dan perusahaan-perusahaan di bawahnya memiliki sepertiga kekuatan ekonomi Indonesia.

Ketua TKN Jokowi-KH Marouf Amin pada Pilpres 2019 meyakini BUMN tentu memiliki tanggung jawab untuk mencari solusi bagi kesejahteraan petani kopi.

“Dengan naiknya harga kopi dunia, perlu dipastikan kenaikan harga kopi ini tidak meningkatkan penjual di tengah, melainkan petani itu sendiri,” jelas Eric.

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki mengatakan 99,6 persen usaha kecil dan menengah termasuk dalam sektor mikro. Teten berpendapat bahwa kelompoknya perlu bekerja sama dengan PDIP untuk memajukan UKM.

“Di masa pandemi, saya kira UMKM adalah penyelamat perekonomian nasional. Tidak hanya saat pandemi, tetapi juga saat krisis 1998 dan 2003,” kata Teten.

Mantan aktivis Indonesian Corruption Watch (ICW) mengatakan, Presiden Jokowi telah memerintahkan penguatan fondasi ekosistem UMKM Indonesia. Kemudian mendorong UMKM untuk berkembang.

“Kami bersinergi dengan PDIP terkait pembangunan pangan. Karena saya tahu dengan Trisakti, PDIP sangat kuat mendukung kedaulatan pangan. subsidi. Oleh karena itu, saat ini kami memperkuat koperasi di bidang pangan, baik itu lembaga impor maupun lembaga berorientasi ekspor,” kata Teten.

Kopi, lanjut Teten, memiliki potensi ekspor yang sangat besar.

Menteri Kehutanan dan Lingkungan Siti Nurbaya Bakar menambahkan, Presiden Jokowi memiliki agenda publik yang menginginkan proses ekonomi Indonesia mandiri.

Ada program perhutanan sosial di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, yang juga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak untuk mendukung aspek ekonomi masyarakat.

“Yang dibutuhkan nanti untuk ekonomi masyarakat ini adalah akses pengelolaan wilayah, harus ada tanahnya. Tapi ini tidak cukup, harus ada peluang untuk berbisnis. Karena itu, sangat penting ada menteri BUMN dan menteri. usaha kecil dan menengah, saya diundang untuk membahas ini hari ini, ”jelas City.

Melalui kerjasama antar pemangku kepentingan, program ekonomi masyarakat dapat ditingkatkan. Selain itu, Pemkot menginginkan pertumbuhan ekonomi tetap seimbang dengan konservasi.

“Jadi tetap membangun pusat-pusat pertumbuhan ekonomi dalam negeri, tapi sekaligus yang namanya agroforestri kopi ya berarti juga tetap tangguh, karena keduanya harus seimbang,” kata City.

Sekjen PDIP Hasto Cristiyanto mengatakan, sebagai partai politik pendukung Jokowi-KH Ma’ruf, pihaknya memiliki tanggung jawab mengawasi pemerintah.

Dia berharap dialog antara ketiga menteri, serta dengan usaha kecil menengah dan petani, akan membantu mengembangkan formula yang akan meningkatkan sektor kopi dari tingkat awal hingga tingkat bawah.

Hasto mengatakan HUT PDIP tahun ini bertemakan “Bangkitkan jiwa raga untuk Indonesia Raya”. Dan dalam konteks ini, PDIP akan menggelar festival kopi pada 11-13 Maret 2022.

“Akan ada Festival Kopi Nasional selama tiga hari, dan nanti kita akan merasakan ada kekuatan ekonomi yang luar biasa di balik kopi pahit,” kata Hasto.

Artikel sebelumyaPolisi sedang menyelidiki kasus pencurian pusaka keluarga di museum tulang La Pawowi.
Artikel berikutnyaHujan deras, atap gedung terminal Arjosari-Malang ambruk.