Beranda News AHY mengingatkan bahwa demokrasi yang sehat sangat penting untuk keluar dari krisis

AHY mengingatkan bahwa demokrasi yang sehat sangat penting untuk keluar dari krisis

Demokrasi seharusnya tidak dilihat sebagai penghalang bagi pemerintah untuk membawa negara keluar dari krisis.

Jakarta (ANTARA) – Praktik demokrasi yang sehat perlu dijaga untuk membantu Indonesia bangkit dan bangkit dari krisis akibat pandemi COVID-19, kata Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Praktik demokrasi yang sehat merupakan bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam fungsinya mengawasi dan mengevaluasi kebijakan pemerintah dalam memerangi pandemi, ujarnya.

P Pada hari Selasa, terjadi diskusi di Jakarta, yang berlangsung hampir sama seperti di Jakarta. AHY menekankan pentingnya manajemen satu orang dalam menangani krisis yang serius. Namun, ini tidak berarti bahwa demokrasi tidak menyerah.

“Dalam situasi kritis apapun, suara kritis masyarakat, termasuk pers dan masyarakat sipil, tidak boleh ditenggelamkan oleh mekanisme. check and balances benar-benar bisa dilakukan,” katanya.

Ia melanjutkan, dalam menghadapi pandemi, semua kelompok masyarakat perlu dilibatkan dan diberdayakan.

Dalam sambutannya, AHY berpendapat bahwa partisipasi seperti itu hanya mungkin terjadi jika ada ruang demokrasi yang sehat sehingga ekspresi publik dan kritik terhadap kebijakan pemerintah dapat ditujukan kepada para pengambil keputusan.

AHY menekankan bahwa semua elemen bangsa memiliki kewajiban dan hak yang sama untuk berkontribusi dan menjadi bagian dari solusi, termasuk menyampaikan pandangan, kontribusi dan kritik yang membangun.

“Saya berharap para pemimpin negeri ini, baik di pusat maupun daerah, wakil rakyat, seluruh pemangku kepentingan dalam memerangi pandemi dan pemulihan ekonomi ini siap dan sabar mendengarkan suara rakyat,” ujarnya. .

Menurut AHY, demokrasi tidak boleh dipandang sebagai penghalang bagi pemerintah untuk membawa negara keluar dari krisis.

“Demokrasi yang sehat sebenarnya katalisator yang dibutuhkan. Demokrasi yang bertanggung jawab dan kebebasan jauh dari nilai-nilai yang mengabaikan kebenaran, keadilan dan kemanusiaan,” kata Ketua Umum Partai Demokrat itu.

Pada kesempatan yang sama, AHY juga mengajak seluruh kelompok masyarakat untuk bersatu padu melawan pandemi dan membangun kembali perekonomian.

“Kenyataan hari ini, pandemi COVID-19 memaksa kita untuk mundur (kembali) bertahun-tahun yang lalu. Jadi mari kita bersatu melawan pandemi dan membangun kembali perekonomian. “Kesatuan tujuan bukan berarti keseragaman pemikiran,” kata Agus Harimurti.

AHY telah berulang kali menekankan pentingnya kritik dan demokrasi dalam memastikan tata pemerintahan yang baik untuk implementasi Visi Indonesia 2045.

Visi Indonesia 2045 merupakan prediksi yang kerap dilontarkan beberapa Ketua Umum Partai Politik Indonesia, antara lain Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Ramalan tersebut mengandung optimisme dan harapan bahwa Indonesia dapat menjadi negara maju yang lebih sejahtera, dan masyarakatnya akan memiliki lebih banyak kesempatan pada tahun 2045.

Artikel sebelumyaPrihanjoko menjadi Pj Bupati Probolinggo
Artikel berikutnyaPengamat: Dengan munculnya partai baru, konstelasi politik 2024 akan intens.