Beranda News Airlangga: KIB bertekad jaga stabilitas politik jelang Pilkada 2024

Airlangga: KIB bertekad jaga stabilitas politik jelang Pilkada 2024

“Kami (KIB) tertarik untuk menjaga stabilitas politik.”

Jakarta (ANTARA). Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto menegaskan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bertekad menjaga stabilitas politik di Indonesia jelang Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2024.

“Kami (CIB) tertarik untuk menjaga stabilitas politik, karena dengan stabilitas politik, pembangunan bisa terus berjalan. Oleh karena itu, pemilihan harus dilaksanakan sesuai dengan jadwal yaitu pada Februari 2024,” kata Airlangga, Rabu di gedung Partai Komunis Republik Ingushetia di Jakarta.

Tiga partai pendukung KIB, yakni Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), telah resmi mendaftarkan diri ke KPU sebagai parpol sebagai calon peserta pemilihan umum 2024 ke KPU RI.

Tiga ketua umum partai DPP, yakni Airlangga Hartarto, Zulkifli Hassan dan Suharso Monoarfa, hadir di KPU untuk memimpin jajaran pengurus partainya mendaftar sebagai calon peserta pemilu.

“Dengan semangat yang sama, kami menyambut baik Partai Demokrat yang akan digelar pada Pilkada 2024 dan Pilpres. Ini merupakan pemilihan umum yang ke-13 di Indonesia,” tambah Airlangga.

KIB juga menyerukan agar pemilihan umum 2024 berjalan adil, demokratis dan tidak menggunakan isu-isu yang hanya memecah belah bangsa.

Selain itu, pendaftaran bersama ketiga partai KIB tidak hanya membuktikan kekuatan koalisi, tetapi juga menunjukkan pentingnya semangat persatuan yang diusung KIB. Koalisi tiga partai akan konsisten memperjuangkan politik nasional dan ide serta menolak politik identitas.

Airlangga menambahkan, pihaknya sebagai Partai Golkar meminta pemerintah segera melaksanakan anggaran pemilu 2024 yang usulannya direvisi oleh KPU RI.

“Partai Golkar meminta pemerintah segera mengimplementasikan anggaran yang diperlukan agar semua tahapan, program dan agenda yang disiapkan penyelenggara pemilu dapat terlaksana sesuai jadwal,” imbuhnya.

Selain itu, terkait dengan sistem informasi partai politik (SIPOL), ia mengatakan sistem ini menjadi tolak ukur modernisasi penyelenggaraan peserta pemilu, di mana semua persyaratan calon peserta dapat diakses melalui sistem informasi tersebut. Menurutnya, prinsip transparansi dan akuntabilitas peserta pemilu bisa ditelusuri di Sipol.

“KIB menghimbau kepada semua pihak untuk tetap optimis menghadapi pemilu 2024. Masyarakat berpartisipasi dalam pesta demokrasi dan semua pihak memastikan bahwa pemilu konsisten dengan prinsip-prinsip panduan yang bagus,” dia berkata.

Artikel sebelumyaDeputi DPR menyambut baik kenaikan gaji pejabat DPD Pemilu 2024
Artikel berikutnya24 kura-kura dari cagar alam Bali untuk G20