Beranda Nusantara Akibat hujan deras, jalan nasional yang menghubungkan Sampang-Bangkalan tergenang air.

Akibat hujan deras, jalan nasional yang menghubungkan Sampang-Bangkalan tergenang air.

Ketinggian banjir berkisar antara 20 cm hingga 50 cm, bahkan di beberapa tempat mencapai 60 cm.

Sampang, Jawa Timur (ANTARA). Jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Sampang dan Kabupaten Bangkalan di Pulau Madura, Provinsi Jawa Timur itu terendam banjir pada Jumat menyusul hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak pagi hingga Kamis malam (2 Desember).

Berdasarkan pantauan di lapangan, dilaporkan banjir akibat luapan saluran air di kanan kiri jalan raya terjadi dari perbatasan Kabupaten Sampang dan Kabupaten Bangkalan, yakni di Jalan Raya Panyepen, wilayah Jrengik, sekitar 7 km arah barat kota Sampang.

Ketinggian banjir berkisar antara 20 cm hingga 50 cm, bahkan di beberapa tempat mencapai 60 cm.

Selain meluapnya saluran air, banjir di jalur utama yang menghubungkan empat kabupaten di Pulau Madura itu disebabkan oleh luapan Sungai Nyiburan.

Kepala Pelaksana (Kalaxa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Sampang Asroni mengatakan pihaknya telah mengirimkan tim gabungan ke lokasi bencana untuk memantau perkembangan terkini situasi, serta mendata kondisi setempat. warga terdampak banjir….

“Petugas pengamanan dari Satuan Polisi Pamong Praja yaitu Satlantas Polres Sampanga juga sudah berada di lokasi untuk mengatur lalu lintas,” ujarnya.

Selain banjir, hujan deras dan angin kencang yang melanda Kabupaten Sampang sejak Kamis pagi (12/2/2021) menjelang malam juga mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan listrik padam.

“Di sejumlah daerah dikabarkan listrik padam. Kami sepakat dengan PLN, dan saat ini petugas masih berusaha melakukan perbaikan,” ujarnya.

Kecamatan Jrengik merupakan daerah yang rawan banjir saat musim hujan seperti saat ini.

Selain kawasan Jrengik, sub kawasan lain yang masuk dalam catatan BPBD Pemkab Sampang yang rawan banjir adalah kawasan Kota Sampang.

Asroni mengatakan seringnya banjir di Kota Sampang, seperti di kawasan Jrengik, juga disebabkan meluapnya sungai-sungai yang tidak mampu menampung aliran air.

Artikel sebelumyaCuaca ekstrem membayangi sebagian wilayah Indonesia hingga 9 Desember
Artikel berikutnyaBMKG melaporkan curah hujan sedang di Sulawesi Tenggara pada bulan Desember.