Beranda News Anggota DPR menyerahkan penghargaan kepada tenaga medis dan aparat keamanan

Anggota DPR menyerahkan penghargaan kepada tenaga medis dan aparat keamanan

Pekerjaan mereka tidak dapat diukur dengan materi saja.

Jakarta (ANTARA) – Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI Ahmad Muzani meminta pemerintah memberikan penghargaan kepada tenaga medis (nake), polisi, dan TNI yang berada di garda terdepan dalam upaya menekan penyebaran COVID-19 di mana-mana. Indonesia.

“Fraksi Gerindra meminta pemerintah memberikan penghargaan kepada tenaga medis dan keamanan karena mereka adalah garda terdepan dalam memerangi COVID-19,” kata Muzani dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Ia menilai tenaga kesehatan masih berjuang di garda terdepan dalam upaya memerangi COVID-19 di Indonesia. Sementara itu, Polri dan TNI memimpin pengawasan dan pemantauan mobilitas sosial selama pemberlakuan Pembatasan Darurat Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Karya mereka tidak bisa diukur hanya dengan materi, tetapi mereka harus menghargai pekerjaan berdasarkan nilai kemanusiaan,” katanya.

Muzani menjelaskan, penghargaan tersebut harus diberikan kepada relawan COVID-19 yang telah bekerja hingga tidak peduli dengan keselamatan, seperti pengemudi ambulans, petugas rehabilitasi, dan penggali kubur COVID-19.

Penghargaan juga harus diberikan kepada Polri, TNI, dan Satpol PP karena sinergitas dalam pekerjaan penting untuk efektivitas PPKM darurat sehingga upaya penanggulangan penyebaran COVID-19 dapat berjalan dengan baik.

Sekjen Partai Gerindra mengatakan, masyarakat bisa melihat aparat kepolisian dan TNI di berbagai jalan pada pagi, siang, dan malam hari, bersama Satpol PP yang bekerja nonstop berupaya mengendalikan dan membatasi mobilitas penduduk selama PMKM darurat.

“Akan lebih bermanfaat jika kerja sama mereka dihargai dengan pengakuan atas pekerjaan mereka atas nama nilai-nilai kemanusiaan dan perlindungan keselamatan publik,” katanya.

Muzani menegaskan Fraksi Gerindra di DPR akan memperjuangkan usulan pemberian penghargaan kepada tenaga medis, aparat keamanan, dan relawan.

Langkah itu, katanya, didorong oleh fakta bahwa banyak dari mereka meninggal karena infeksi COVID-19. Mereka layak mendapatkan pujian tertinggi atas pekerjaan kemanusiaan yang telah mereka lakukan.

Artikel sebelumyaAnggota DPD minta pemerintah memprioritaskan pelatihan bagi pelanggar PPKM
Artikel berikutnyaKNTI: Tiga nelayan dari Kabupaten Bintan ditangkap polisi Malaysia