Beranda News Anggota DPR minta IFG bantu UMKM akses permodalan

Anggota DPR minta IFG bantu UMKM akses permodalan

Jakarta (ANTARA) – Intan Fawzi, Komisioner VI DPR RI, meminta Indonesian Finance Group (IFG) sebagai perusahaan induk asuransi dan penjaminan publik berperan membantu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). ), terutama melalui akses permodalan.

Intan, dalam keterangannya, Selasa di Jakarta, mencontohkan Jamkrindo yang bergerak di bidang penjaminan, dan Askrindo diperlukan bagi UMKM dalam hal akses permodalan.

“Jamkrindo sebagai lembaga penjaminan sangat membutuhkan kehadirannya untuk membantu UMKM mengajukan pinjaman dari bank dan lembaga keuangan, karena tidak khawatir dengan biaya tinggi. pinjaman buruk, potensi kredit bermasalah, yang biasa dijadikan alasan para kreditur permodalan UMKM,” ujarnya.

Hal itu disampaikannya saat berbicara tentang peran IFG dan anak perusahaannya dalam memberikan produk asuransi dan garansi kepada masyarakat di kota Bekasi, Selasa.

Intan mengatakan tantangan bagi UMKM salah satunya adalah akses permodalan khususnya perbankan, sehingga jika ada sinergi dari IFG tentunya akan mampu mengatasi tantangan tersebut.

Dia tidak ingin UMKM terjebak dalam pinjaman. on line (pinjol) adalah ilegal karena modal sulit diperoleh.

“Selain Program Kredit Usaha Rakyat Bunga Rendah, diharapkan berbagai kredit UMKM lainnya dengan tingkat bunga dasar yang jauh lebih rendah juga diharapkan,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, perlu adanya penyederhanaan proses pengajuan pinjaman bagi UMKM untuk mendapatkan modal, seperti agunan, dan kemudian petunjuk cara menyusun neraca. Ia berharap agar UMKM tidak tergiur dengan proses yang cepat, tidak aman dan sederhana yang kemudian berujung pada penipuan penyaluran kredit kepada UMKM.

Intan menunjukkan bahwa UMKM biasanya sulit karena cocok untuk bisnis, tetapi dianggap tidak cocok untuk perbankan atau perbankan. bankable

“Dari sisi bisnis, bisa saja mendapatkan modal atau pinjaman dari bank, tapi masalahnya UMKM tidak bankable karena masih ada UMKM yang mengalami kesulitan dalam proses administrasi, misalnya tidak bisa menyusun neraca keuangan,” ujarnya.

Acara tersebut dihadiri oleh para pimpinan cabang Sos IFG – Jamkrindo : para pimpinan cabang Jakarta yang meliputi wilayah Jabodebek, kepala kantor Jas Raharj kota Bekasi, para kepala Askrindo cabang kota Bekasi. Bekasi dan SBO kota Jasindo Bekasi.

Artikel sebelumyaPresiden Jokovi meminta ASEAN untuk terus memberikan bantuan kepada Myanmar
Artikel berikutnyaDjokovi memberi AS tiga harapan ASEAN