Beranda News Anggota DPR minta Musyawarah Nasional Kadin di Jakarta ditunda

Anggota DPR minta Musyawarah Nasional Kadin di Jakarta ditunda

Dengan meningkatnya jumlah kasus COVID-19, itu harus ditunda. Kita harus mematuhi semua aturan yang berlaku. Jika mengganggu Anda, abaikan saja

Jakarta (ANTARA) – Anggota DPR RI Kamrussamad meminta Kongres ALB Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia ditunda di Jakarta pada 25 Juni 2021.

“Dengan meningkatnya jumlah kasus COVID-19, itu harus ditunda. Kita harus mematuhi semua aturan yang berlaku. Kalau rewel, abaikan saja,” kata Kamrusamad dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.

Komisioner XI melaporkan, Pemprov DKI Jakarta telah menolak surat permohonan Kadin ALB. Alasan penolakan izin tersebut adalah surat No. 613/-1.772 dari Pemprov DKI yang ditandatangani Sekretaris Daerah Marulla Matali. Surat tersebut berdasarkan instruksi Mendagri #14 mulai tahun 2021, mengingat kondisi di DKI Jakarta sangat tinggi dalam hal penyebaran COVID-19. ALB Munas VIII Kadin dilarang hingga penyebaran COVID-19 relatif rendah.

Politisi dari daerah pemilihan DKI di Jakarta itu juga meminta semua pihak membantu pemerintah menekan penyebaran virus corona.

“Kami sekarang melihat rumah sakit mulai membanjiri, menyediakan bangsal untuk pasien COVID-19. pihak terkait (stakeholder) bisa mendukung meminimalisir penyebaran virus Corona,” harapnya.

Sebanyak 6.671 pasien terkonfirmasi COVID-19 masih dirawat di RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran hingga Rabu (23/6).

“Jumlah pasien bertambah 269 orang,” kata Kolonel Korps Marinir Aris Moudian, Kepala Komando Informasi Gabungan Wilayah I Pertahanan, Rabu di Jakarta.

Aris menjelaskan, jumlah pasien yang mendapat perawatan pada Senin (21 Juni) sebanyak 6.402. Pasien yang masuk berasal dari wilayah DKI Jakarta. Wisma Atlet Kemayoran RSDC memiliki kapasitas 7.937 pasien. Dengan demikian, saat ini ada 1266 tempat tidur gratis.

Kadin berencana menjadi tuan rumah Konvensi Nasional ALB dalam rangka Munas VIII Kadin pada 25 Juni 2021 di JCC Jalan Gatot Subroto, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Jumlah peserta pada undangan komisi adalah 150 orang dari aula berkapasitas 1000 orang. Selain itu, panitia pelaksana juga menyiapkan tampon antigen bagi peserta kegiatan.

Artikel sebelumyaRepublik Rakyat Mongolia sangat mengapresiasi penyelesaian sengketa SCI Yasmin Bogor
Artikel berikutnyaSalah satu member yang positif COVID-19, LOVELYZ sedang dikarantina