Beranda Hukum Anggota DPR: Yang bertanggungjawab atas kepemilikan obat COVID-19 bisa dihukum berat

Anggota DPR: Yang bertanggungjawab atas kepemilikan obat COVID-19 bisa dihukum berat

Jakarta (ANTARA) – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasko Ahmad menilai pelaku kepemilikan obat COVID-19 dapat dipidana berat karena dapat dijerat dengan Undang-Undang Pencegahan Wabah Penyakit Menular Nomor 4 Tahun 1984. Penyakit.

“Saya minta mereka yang bertanggung jawab dimintai pertanggungjawaban berdasarkan pasal 15 UU Penanggulangan Wabah Nomor 4 Tahun 1984, yang berarti 10 tahun penjara,” kata Dasko, Minggu di Jakarta.

Dia memperkirakan, pengedar narkoba COVID-19 dapat dikategorikan salah urus barang-barang tersebut untuk mengatasi wabah, yang selanjutnya dapat memicu atau memperburuk situasi.

Menurutnya, sangat penting untuk menerapkan hukuman berat agar tidak ada pihak lain yang berani menabung obat-obatan untuk COVID-19.

“Tindakan mereka sangat tidak manusiawi karena hanya mengejar keuntungan finansial, tetapi bisa membahayakan nyawa banyak orang yang sangat membutuhkan pengobatan COVID-19,” katanya.

Ketua DPP Harian Gerindra meminta polisi segera mengambil tindakan untuk mengamankan siapa pun yang terlibat dalam kepemilikan obat COVID-19.

Dasco meminta masyarakat segera memberikan informasi kepada aparat penegak hukum di wilayahnya masing-masing jika menemukan ada kiriman yang berisi obat-obatan COVID-19.

Artikel sebelumyaPanglima TNI berharap 3 juta warga Jakarta Timur divaksinasi COVID-19
Artikel berikutnyaLPSK mengapresiasi kembalinya gedung sekolah Hitadipa Coramil