Beranda Nusantara Banjir melanda beberapa kecamatan di kota Pekalongan

Banjir melanda beberapa kecamatan di kota Pekalongan

hari ini sejumlah titik kembali terendam air setinggi 20-60 sentimeter

Pekalongan (ANTARA) – Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang di Kota Pekalongan, Jawa Tengah sejak Selasa pagi hingga siang hari mengakibatkan banjir di beberapa wilayah.

“Banjir pertama terjadi pada 15 November 2021, dan hari ini beberapa titik terendam air dengan ketinggian 20 hingga 60 sentimeter,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pekalon. ) Dimas Arga Yudha di Pekalongan, Selasa.

Beberapa daerah terdampak banjir antara lain Jalan Progo, Kandang Panjang, Jalan Jlamprang, Teruntum Klego, Teratai, Ponkol, Lapangan Sorogenen, Jalan Agus Salim, Sugihwaras, Jalan Sulawesi, Jalan Patriot, Jalan Tentara Pelajar, Tirto, Kampung Baru Gama Permay., Jalan Kurinchi , Selumprit dan Jalan Sutan Syahrir.

Dimas mengatakan, hujan deras juga menyebabkan Sungai Gabusan membanjiri dan membanjiri pemukiman dan tambak, khususnya di kawasan Desa Degayu di Kabupaten Pekalongan Utara.

Saat ini, kata dia, BPBD telah menyiapkan titik evakuasi, membuka dapur umum dan pelayanan kesehatan khususnya di Desa Degayu dan Clamprit.

<< Sebanyak 76 warga yang terkena dampak banjir sejauh ini telah dievakuasi ke sejumlah titik evakuasi, antara lain rumah desa Degayu, bekas rumah desa Kraton Kidul, Mushallah Al-Hikma dan Al-Hikma-Tirto. pengungsi, kami juga bekerja sama dengan petugas PMI,” ujarnya. Ketua Rukun Warga 1 Kelurakhan Tirto Adip Triono mengatakan, tempat tinggalnya merupakan kawasan rawan banjir saat musim hujan, sehingga warga harus mengungsi. “Kami berharap pemerintah daerah dapat menemukan solusi untuk mencegah kawasan ini menjadi zona banjir. Kami selalu mewaspadai hujan deras yang terus mengguyur karena tidak dipungkiri banjir akan membanjiri kawasan pemukiman,” ujarnya.

Artikel sebelumyaBNPB belajar dari Belanda bagaimana meminimalisir dampak banjir bandang
Artikel berikutnyaSelamatkan gajah dan harimau sumatera dari ancaman jebakan