Beranda Warganet Bio Farma: Harga Vaksin Booster COVID-19 Menunggu Keputusan Pemerintah

Bio Farma: Harga Vaksin Booster COVID-19 Menunggu Keputusan Pemerintah

Tentunya harga tersebut ditetapkan oleh pemerintah dengan bantuan BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan). Kami juga menunggu jenis vaksin apa yang akan digunakan,

Jakarta (ANTARA) – PT Bio Farma (Persero) mengatakan harga vaksin penguat COVID-19 atau dosis ketiga masih menunggu peraturan pemerintah.

“Tentunya harga ditetapkan oleh pemerintah dengan bantuan BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan). Kami juga menunggu jenis vaksin apa yang akan digunakan,” kata Manajer Operasi Layanan PT Bio Farma Erwin Setiavan Merdeka Barat Forum 9 (FMB 9) – KPCPEN Theme Vaccine Booster untuk Indonesia Lebih Sehat, dilanjutkan di Jakarta, Kamis.

Sebagai gambaran, kata dia, masyarakat bisa mengacu pada harga yang dikeluarkan perusahaan dalam program vaksinasi kerjasama tersebut.

“Sebagai catatan: vaksin berbayar yang digunakan untuk gotong royong menghabiskan biaya sekitar 188.000 rupee, dan biaya layanan sekitar 117.000 rupee. Saat ini bisa menjadi referensi informasi yang digunakan baik untuk badan hukum maupun badan hukum,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IX DPR Melki Laka Lena mengakui, menurut dia, pemerintah akan menawarkan harga yang pantas.

“Mengenai harga relatif, pemerintah juga memiliki aturan yang tidak bisa ditentukan penjual secara sembarangan,” ujarnya.

Dia juga mengatakan bahwa vaksin penguat akan diberikan secara cuma-cuma kepada peserta penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan (PBI).

“Dengan demikian, mereka yang menjadi peserta BPJS Kesehatan dan termasuk dalam kategori PBI dapat memperoleh berbagai jenis layanan kesehatan gratis dari BPJS Kesehatan, termasuk vaksinasi. penguat,” jelasnya.

Namun, dia menekankan, orang kaya, seperti anggota parlemen dan direktur perusahaan milik negara, harus membayar untuk mendapatkan vaksinasi ulang ini.

“Kalau DPR harus bayar sendiri, kalau dibayar aneh-aneh, teman-teman direksi BUMN yang bayar juga,” ujarnya.

Dia mengatakan bahwa sekarang adalah waktu untuk berbagi penderitaan saat ini dengan orang-orang.

“Kami juga akan meminta orang lain untuk membayar sendiri,” katanya.

# ingat
#sudah divaksinasi3M
#vaksin lindungi kita semua

Artikel sebelumyaPemerintah akan memperketat aturan masuk pada hari libur akhir tahun.
Artikel berikutnyaMendes PDTT memuji programnya "Satu miliar satu desa" Bupati Bogor