Beranda Nusantara BMKG menyatakan akan mengalami hujan lebat dan badai petir di sejumlah wilayah...

BMKG menyatakan akan mengalami hujan lebat dan badai petir di sejumlah wilayah pada Sabtu.

Wilayah rawan hujan yang dapat disertai petir dan angin kencang: Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, DKI Jakarta, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat dan Utara. Maluku.

Jakarta (ANTARA) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan lebat yang dapat disertai petir/petir dan angin kencang akan melanda sejumlah wilayah di Indonesia pada Sabtu (26/6) 2021.

Berdasarkan data situs resmi BMKG yang dihimpun ANTARA di Jakarta, Sabtu, disebutkan daerah yang bisa mengalami kondisi cuaca adalah Sumatera Selatan, Banten, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Tengah, Timur. Kalimantan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

Sedangkan wilayah yang berpotensi hujan disertai petir dan angin kencang adalah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, DKI Jakarta, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat. . dan Maluku.

Selain itu, BMKG mewaspadai adanya gelombang tinggi dengan ketinggian 2,5-4 meter yang dapat terjadi di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh, perairan barat Pulau Simeulue hingga Kepulauan Mentawai, perairan Bengkulu dan perairan barat. Lampunga, Samudera Hindia bagian barat Sumatera, Selat Sunda bagian barat dan selatan.

Kemudian di perairan selatan dari Banten sampai Lombok, di selatan selat Bali-Lombok-Alas, di selatan Samudera Hindia dari Banten sampai Nusa Tenggar Barat, di selatan perairan Sermat Leti, di perairan selatan. pulau Babar Tanimbar, perairan Kai Aru dan bagian barat Laut Arafuru dan Laut Mediterania.

BMKG meminta perhatian terhadap risiko tinggi terhadap keselamatan navigasi, khususnya pada kapal penangkap ikan, tongkang, feri dan kapal besar seperti kapal kargo/kapal pesiar.

Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir pantai di daerah rawan gelombang tinggi diminta untuk selalu waspada.

Artikel sebelumyaMelepaskan "Bukit pasir" diundur lagi jadi 22 oktober
Artikel berikutnyaKemenpan RB mengapresiasi kemudahan pelayanan kantor imigrasi di luar Padang.