Beranda Hukum BNN Babel sita 1,2 kg aset tersangka sabu

BNN Babel sita 1,2 kg aset tersangka sabu

Pankalpinang (ANTARA) – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bangka Belitung menyita aset dan memblokir rekening AS milik tersangka kepemilikan 1,2 kg sabu.

“Kami melakukan analisis keuangan dan menelusuri aset AS yang menguasai peredaran 1,2 kilogram sabu dari Lapas Narkoba Pangkalpinang,” kata Brigjen Paul, Kepala Provinsi Kepulauan Babel, kepada BNN. HMZ Muttaqien di Punkalpinang, Minggu.

Dia mengatakan bahwa audit arus kas AS telah menemukan miliaran rupee dalam hasil narkoba dan memblokir serta menyita beberapa rekening pengedar narkoba.

Selain itu, tim penyidik ​​juga menyita barang bergerak dan tidak bergerak seperti tanah, rumah, emas dan barang milik AS lainnya di wilayah Bangka Belitung dan Sumatera Selatan.

“Kami bersyukur berkat sinergi yang baik antara BNN, kepolisian daerah, Kejaksaan Negeri Babel dan Kejaksaan Agung, maka penyidikan peredaran sabu seberat 1,2 kilogram ini dapat dilakukan dengan cepat dan tuntas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, AS yang dipenjara di Lapas Narkoba Pangkalpinang merupakan pengedar narkoba di jaringan Sumsel dan Bangka Belitung dijerat dengan beberapa tindak pidana, yaitu kasus pemusnahan narkoba dan tindak pidana pencucian uang.

“Eksekusi tindak pidana pencucian uang ini, berdasarkan pengalaman saya di BNN Provinsi Maluku yang telah menerapkan penegakan hukum, berlapis-lapis tidak hanya untuk tindak pidana narkoba, tetapi juga untuk pencucian uang,” katanya.

Penegakan hukum tidak hanya berlapis-lapis dalam undang-undang kejahatan narkoba, tetapi juga kejahatan pencucian uang terhadap jaringan dan pengedar narkoba di Bangka Belitung, katanya.

“Kami telah menyita aset, rumah, perhiasan dan segala sesuatu yang berhubungan dengan pencucian uang sehingga dapat memberikan efek jera pada pengedar dan jaringan narkoba,” katanya.

Artikel sebelumyaPrabowo ingin SMA Tarun Nusantara setara dengan sekolah terbaik di dunia
Artikel berikutnyaAPRI Simpan Ratusan Ribu Bibit Kepiting untuk Menjaga Kelestarian