Beranda Nusantara BPPTKG: Tidak Ada Guncangan Pasca Gempa Gunung Kidul

BPPTKG: Tidak Ada Guncangan Pasca Gempa Gunung Kidul

Beberapa menit sebelum gempa 04:47 WIB, Gunung Merapi mengeluarkan awan panas guguran dengan jarak luncur 1000 meter ke arah tenggara.

Yogyakarta (ANTARA) – Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan Senin pagi tidak ada kejadian signifikan menyusul gempa tektonik 5,3 di selatan Kota Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) aktivitas vulkanik Gunung Merapi. diamati.

“Belum ada perkembangan signifikan di Merapi sejak gempa,” kata Kepala BPPTKG Hanik Humayda dalam keterangannya di Yogyakarta, Senin.

Namun, kata dia, BPPTKG memastikan gempa tektonik dirasakan di seluruh pos pengamatan Gunung Merapi.

“Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada, tapi jangan panik,” ujarnya.

Namun, kata dia, beberapa menit sebelum gempa 04:47 WIB, Gunung Merapi mengeluarkan awan panas longsor dengan jarak luncur 1000 meter ke arah tenggara.

Kemudian longsoran panas muncul kembali dari Gunung Merapi pada pukul 05.11 WIB. Jangkauan lintasan luncur mencapai 900 meter tenggara dengan amplitudo 40 mm dan durasi 70 detik.

Hingga saat ini, BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada level III atau siaga.

Menurut laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pada 28 Juni 2021 pukul 05:15:29 WIB, gempa berkekuatan 5,3 skala Richter (SR) terjadi di 8,56 LS – 110,58 BT. tidak dapat menyebabkan tsunami.

Gempa terjadi di laut 66 km sebelah selatan kota Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada kedalaman 61 km.

Artikel sebelumya"Attack on titans musim terakhir bagian 2" bagikan visual pertama
Artikel berikutnyaPada Senin pagi, gempa bumi merusak 14 rumah di Gunung Kidul