Beranda Hukum Bupati Bogor mengucapkan terima kasih kepada polisi yang telah menyelesaikan kasus jurnalis...

Bupati Bogor mengucapkan terima kasih kepada polisi yang telah menyelesaikan kasus jurnalis tersebut "Bodrek"

Suka mencari masalah, ujung-ujungnya memeras dan mengancam.

Chileungsi, Bogor (ANTARA) – Bupati Bogor Ade Yassin mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian di Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang berhasil menuntaskan kasus jurnalis Bodrek yang dinilai meresahkan.

“Kami menghargai polisi karena mampu mengungkap kasus pemerasan oleh orang yang menyebut dirinya jurnalis,” kata Ade Yassin dalam konferensi pers kasus jurnalis Bodrek di Mapolres Chileungsi, Bogor, Sabtu.

Pasalnya, beberapa waktu lalu ia merasa tidak nyaman karena ulah para bodrek wartawan yang mengganggu kinerja para kepala desa (kades) di beberapa kecamatan.

“Sekarang kita punya program Satu Miliar Per Desa (Samisade). Artinya pasti banyak orang yang melecehkan kepala desa. Mereka suka cari masalah, ujung-ujungnya mereka memeras dan mengancam,” ujarnya kemudian. , di Klapanunggal, Bogor, Rabu 16 Juni 2021

Menurut dia, para kepala desa dan aparat di satuan kerja perangkat daerah (SKPD) harus meningkatkan kesadaran media dan tidak takut pada orang yang menyamar sebagai jurnalis.

Kapolres Bogor AKBP Harun mengatakan pihaknya menangkap dua orang berinisial JES (45) dan JN (46), yang mengaku wartawan dan memeras uang.

Tersangka tidak segan-segan menggunakan kekerasan terhadap korbannya dan mengancam akan mempublikasikannya ke media. Selain itu, tersangka menyerang sejumlah Pegawai Negeri Sipil (ASN) sebagai korban.

“Pelaku pemerasan dan ancaman tidak segan-segan memaksa korbannya untuk meminta uang. Uang yang dibutuhkan hingga ratusan juta rupiah,” kata Harun.

Selain menangkap dua tersangka, Polres Bogor terus mengusik tiga orang lagi pemeras yang menyamar sebagai wartawan.

Dari tangan pemeras, petugas menyita sejumlah KTP palsu, kartu ATM, dan beberapa ponsel yang digunakan untuk memeras korban.

Artikel sebelumyaPeneliti BRIN: Angke dan Ancol tercemar parasetamol
Artikel berikutnyaRatusan warga Pakabba Sulsel keracunan makanan, satu meninggal