Beranda Hukum Bupati Bogor: Supervisi darurat PMKM fokus pada tiga ring

Bupati Bogor: Supervisi darurat PMKM fokus pada tiga ring

Cibinong, Bogor (ANTARA) – Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan fokus pengawasan PPKM dibagi menjadi tiga ring, yakni kawasan perkotaan, daya tarik wisata, dan perbatasan.

“Ini dilakukan dalam tiga ring: pengawasan di dalam kota, termasuk isolasi, ring kedua untuk lokasi wisata, pagar ketiga di perbatasan,” katanya, Minggu di Sibinong, Bogor.

Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor mengatakan, hal itu dilakukan di delapan titik khusus untuk penertiban perbatasan, misalnya saat pencegahan mudik Idul Adha 1441.

Delapan titik tersebut adalah Jasinga di perbatasan dengan Lebak, di Parungpanjang perbatasan dengan Tangerang, di Parung di perbatasan dengan Depok, di Gunungputri di perbatasan dengan Bekasi, di Chileungsi di perbatasan dengan Bekasi, di Chibinong di perbatasan dengan Depok. , di Chigombong, di perbatasan dengan Sukabumi, dan di Simpang Gadog dari Jakarta.

Kota itu kemudian dipantau, menutup sejumlah jalan utama di sekitar Sibinong dan Sentul, yaitu Stadion Jalan Chikempong Pakansari dan Stadion Simpang Sentul Pakansari. Kedua jalan ditutup mulai pukul 20.00 WIB – 04.00 WIB.

Ade Yassin mengatakan, pengawasan terhadap lokasi wisata dilakukan oleh Satgas Penanganan COVID-19 tingkat Desa untuk memastikan semua tempat wisata di desa terpencil ditutup selama darurat PPKM.

Ia bahkan melakukan tur langsung ke beberapa tempat wisata di kawasan Punkak, Bogor pada Sabtu (3/7), mengingat kawasan tersebut merupakan diva pelancong dari luar Bogor.

“Alhamdulillah, pemilik usaha cukup patuh, mereka mengerti bahwa dari 3 Juli hingga 20 Juli semuanya tidak bisa berjalan. Aktivitas masyarakat juga terlihat sepi,” kata Ade Yasin.

Artikel sebelumyaWali Kota Bandarlampunga menyesalkan penganiayaan terhadap tenaga medis
Artikel berikutnyaBuka tentang Britney, Jamie Lynn Spears mengancam kematian