Beranda Nusantara CDC AS meluncurkan data pengawasan air limbah untuk melacak tren COVID-19

CDC AS meluncurkan data pengawasan air limbah untuk melacak tren COVID-19

Tab Pemantauan Air Limbah CDC akan memantau tingkat SARS-CoV-2 dalam air limbah di lebih dari 400 tempat pembuangan sampah di seluruh Amerika Serikat.

Jakarta (ANTARA) – Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) pada Jumat (2 April) merilis data surveilans baru untuk melacak COVID-19 dalam sampel limbah di seluruh tanah air.

Tab Pemantauan Air Limbah CDC akan memantau tingkat SARS-CoV-2 dalam air limbah di lebih dari 400 tempat pembuangan sampah di seluruh Amerika Serikat.

Ini adalah pertama kalinya data pengawasan air limbah CDC tersedia untuk diunduh.

Pengawasan air limbah adalah alat yang menjanjikan untuk melacak penyebaran SARS-CoV-2, menurut CDC. Banyak orang yang terinfeksi COVID-19 menularkan virus melalui kotorannya, sehingga pengujian limbah dapat membantu mendeteksi COVID-19 di masyarakat.

Karena peningkatan virus SARS-CoV-2 dalam air limbah biasanya terjadi empat hingga enam hari sebelum peningkatan kasus klinis terkait, pengawasan air limbah dapat memberikan peringatan dini tentang peningkatan kasus COVID-19 dan membantu masyarakat mengambil tindakan pencegahan. kata CDC.

Pengujian air limbah telah berhasil digunakan sebagai metode untuk mendeteksi penyakit lain seperti polio, menurut CDC.

Artikel sebelumyaPanda raksasa Tian Bao akan tinggal di kebun binatang Belgia pada tahun 2022
Artikel berikutnyaPertumbuhan awan cumulonimbus yang intensif menyebabkan angin kencang