Beranda Hukum Di Palabuhanratu Sukabumi, warga tak dikenal menyerang warga dengan parang

Di Palabuhanratu Sukabumi, warga tak dikenal menyerang warga dengan parang

Belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait insiden tersebut, karena penyelidikan masih berlangsung.

Sukabumi, Jawa Barat (ANTARA). Beberapa penyerang tak dikenal menyerang seorang warga yang sedang berkemah di Jalan Pelita-Patuguran, Palabuhanrata, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, hingga menyebabkan dua warga luka parah dengan parang.

Saat ini, dua korban bernama Samidi (53) dan Salim (24), masih menjalani perawatan luka di RS Palabuhanratu. Salim terluka di lengan kanannya, diduga karena memegang senjata tajam, dan Samidi memiliki beberapa luka di tubuhnya.

“Kejadiannya sangat cepat, di mana lima warga sedang mengobrol di toko saat itu. Tiba-tiba beberapa orang tak dikenal datang dan tanpa basa-basi menyerang warga dengan parang. Dua warga mengalami luka-luka, bahkan salah satunya mengalami luka berat. “kata Amin, warga sekitar yang melihat kejadian pada Kamis.

Kejadian mendadak dengan penyerangan yang terjadi pada Kamis sekitar pukul 16.00 WIB di Kecamatan Palabuhanratu itu, Amin mengaku tidak mengetahui kronologisnya, hanya beberapa orang saja yang tiba-tiba datang dengan sepeda motor secara beriringan, lalu turun dari sepeda motor dan langsung menyerang dan pergi begitu saja.

Dia mengaku kepada wartawan bahwa dia melihat tiga penyerang, tetapi tidak tahu persis jumlah mereka, karena mereka segera melarikan diri ke Chipatuguran. Warga yang melihat kejadian tersebut langsung menolong kedua korban dan membawa mereka ke RS Palabuhanratu.

Secara terpisah, dokter IGD RS Palabuhanratu Raditya Nugraha mengatakan korban Salim hanya mengalami luka ringan di pergelangan tangan.

Sementara itu, Samidi mengalami luka parah saat dirawat di rumah sakit, kondisinya tidak stabil, namun setelah menjalani pengobatan dan pengobatan, kondisinya berangsur stabil. Akibat penggunaan senjata tajam, korban mengalami pendarahan di wajah, tangan dan kepala.

“Setelah menjalani pengobatan pertama, kemungkinan korban (Samidi) akan menjalani pemeriksaan rontgen dan sebagainya, karena ada beberapa luka yang agak serius, seperti hidung patah. Apakah rontgen itu hasil dari dokter spesialis, apakah korban dikirim atau tidak, kita masih menunggu,” ujarnya.

Hingga saat ini, Bareskrim Polres Sukabumi masih melakukan olah TKP dan mengembangkan kasus penyerangan tanpa identitas yang menewaskan dua warga.

Namun, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait insiden tersebut, karena penyelidikan masih berlangsung.

Artikel sebelumyaKepala Polisi Delhi Serdang Minta Maaf karena Pukul Warga
Artikel berikutnyaGempa berkekuatan 5,8 guncang Bitung