Beranda News Dirut Dukcapil: 99,21 persen penduduk sudah mendaftar e-KTP

Dirut Dukcapil: 99,21 persen penduduk sudah mendaftar e-KTP

Jakarta (ANTARA) –

Direktur Utama Dukcapil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh mengatakan 99,21% KTP elektronik wajib berisi data kependudukan.

“Secara nominal, jumlah pos pemeriksaan elektronik wajib pada tahun 2021 sebanyak 198.628.692 orang,” kata Direktur Utama Dukcapil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrullo di Jakarta, Sabtu.

Jadi, menurut dia, hanya tersisa sekitar 0,79 persen atau 1.569.178 jiwa yang data penduduknya tidak tercatat. Menyikapi hal tersebut, Zudan mengatakan pihaknya akan terus melakukan penyisiran dan pemeriksaan ulang secara berkala.
“Bisa jadi sisa e-KTP wajib yang tidak didaftarkan meninggal dunia, berubah kewarganegaraan, atau didaftarkan atas nama lain,” ujarnya.
CEO Dukcapil Zudan juga mengungkapkan, jumlah penduduk Indonesia yang tercatat pada akhir tahun 2021 adalah 273.879.750.
“Dibandingkan tahun 2020, jumlah penduduk bertambah 2.529.861 jiwa,” kata Zudan.
Menurut dia, dari total penduduk 273 juta jiwa, jumlah penduduk laki-laki sebanyak 138.303.472 jiwa atau 50,5 persen, sedangkan penduduk perempuan sebanyak 135.576.278 jiwa atau 49,5 persen.
Sedangkan wilayah dengan jumlah penduduk terbesar di tingkat provinsi adalah Provinsi Jawa Barat dengan jumlah penduduk 48.220.094 jiwa. Sedangkan Provinsi Kalimantan Utara merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terkecil yaitu 698.003 jiwa.
Pada tingkat kabupaten/kota, Kabupaten Bogor merupakan daerah dengan jumlah penduduk terdaftar dukkapil sebanyak 5.327.131 jiwa.
“Daerah dengan jumlah penduduk terkecil adalah Kabupaten Supiori, Provinsi Papua, dengan jumlah penduduk hanya 24.855 jiwa,” katanya.

Artikel sebelumyaPKC mengatakan banyak kontraktor diuntungkan dari menyuap mantan walikota Banjar
Artikel berikutnyaPUSAKO: Presiden dan rakyat harus menjamin keberlangsungan pemilu 2024