Beranda News Disdukcapil Kaltim menyelesaikan tugas pencatatan data kependudukan

Disdukcapil Kaltim menyelesaikan tugas pencatatan data kependudukan

Target pendaftaran KTP elektronik di sepuluh kabupaten dan kota di Kaltim adalah 99,20%.

Samarinda (ANTARA) – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) (Kaltim) Provinsi Kalimantan Timur menyelesaikan sejumlah tugas pencatatan data kependudukan antara lain KPT-el, Kartu Tanda Penduduk (KIA) dan akta kelahiran pada tahun 2021.

Jauhar Effendi, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi Kaltim, mengatakan target pendaftaran KTP elektronik di sepuluh kabupaten dan kota di Kaltim adalah 99,20 persen.

“Sesuai laporan Dinas Dukkapil Kabupaten/Kota per 31 Oktober 2021, dari jumlah KTP yang dibutuhkan di Kaltim sebanyak 2.627.901 orang atau 99,08 persen sudah terdaftar,” kata Jauhar Effendi saat rapat koordinasi daerah. • Penilaian administrasi dan pencatatan sipil provinsi dan kabupaten/kota Kalimantan Timur di Hotel Grand Malioboro Yogyakarta, Selasa.

Target kepemilikan KIA di Kaltim adalah 30%. Jumlah anak usia 0 sampai 16 tahun sebanyak 1.174.267 orang, dan 646.159 orang sudah memiliki KIA atau mencapai 55,03 persen.

Jauhar menambahkan, target cakupan bagi pemegang akta kelahiran adalah 95 persen. Jumlah anak usia 0-17 tahun adalah 1.279.307, dan 1.287.116 anak memiliki akta kelahiran atau lebih dari 100 persen.

Apabila menggunakan data kependudukan untuk Organisasi Kantor Wilayah (OPD) yaitu Perjanjian Kerjasama (PKS) dan Pelaksanaannya, seluruh Disdukcapil Kabupaten/Kota telah bekerjasama dalam pemanfaatan data tersebut dengan kantor wilayah masing-masing.

“Terkait penggunaan tanda tangan elektronik dan dokumen dinas pada 18 dokumen administrasi, saat ini semua kabupaten dan kota sudah menerapkannya,” kata Jauhar.

Jauhar menambahkan, pada 2021 akan dibeli 5 unit kendaraan dinas Ditjen Kependudukan untuk Kabupaten Berau, Kabupaten Mahakama Ulu, Kota Balikpapan, Kota Samarind, dan Kota Bontang.

Seluruh kabupaten/kota memiliki kendaraan bergerak untuk melayani masyarakat yang jauh dari pusat kekuasaan sebagai bentuk pelayanan pengelolaan kependudukan yang berkualitas dan membahagiakan masyarakat.

Acara tersebut dihadiri oleh 60 orang, antara lain konsultan, Direktur Pengembangan Kependudukan dan Pencatatan Sipil Andi Kriarmoni, Kepala Kantor Penajam Utara Paser Dukkapil Suyanto dan Ketua FPAK DKP3A Kaltim.

Artikel sebelumyaKetua DPR: RUU TPKS Cegah Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan
Artikel berikutnyaKomisi I DPR meminta Pansel CI Pusat melakukan seleksi yang objektif.