Beranda News Dua jenis bunga rafflesia mekar lagi di hutan Bengkulu

Dua jenis bunga rafflesia mekar lagi di hutan Bengkulu

Bunga langka yang dilindungi Rafflesia Kemumu ini terdapat di Kawasan Hutan Lindung Boven Lais Palak Siring, Wilayah Bengkulu Utara, sedangkan Rafflesia Arnoldia mekar di Kawasan Hutan Lindung Rindu Hati, Bengkulu Tengah.

Bengkulu (ANTARA) – Dua jenis Rafflesia sp, yakni Rafflesia arnoldii dan Rafflesia kemumu kembali mekar di dua lokasi di Provinsi Bengkulu, yakni Kecamatan Kemumu, Kabupaten Bengkulu Utara dan Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah.

“Saat ini ada dua bunga raflesia yang mekar di dua kabupaten di Bengkulu, dan keunikan bunga ini bisa diapresiasi dalam beberapa hari ke depan,” kata Koordinator Komunitas Pusp Langka Bengkulu (KPPL) Sofian, Kamis di Bengkulu.

Ia mengatakan, bunga langka yang dilindungi Rafflesia kemumu ini berada di Kawasan Hutan Lindung Boven Lais Palak Siring, Kabupaten Bengkulu Utara, sedangkan Rafflesia arnoldii mekar di Kawasan Hutan Lindung Rindu Hati, Kabupaten Bengkulu Tengah.

Administrator KPPL Bengkulu Utara Dani Umbara mengatakan, jarak dari gerbang masuk objek wisata Palak Siring hingga mekarnya bunga Rafflesia dapat ditempuh dalam waktu sekitar 30 menit berjalan kaki.

“Sudah banyak bunga rafflesia di kawasan wisata Kemumu yang mekar bergantian karena ada beberapa habitat, termasuk jenis Rafflesia Kemumu yang saat ini sedang mekar,” ujarnya.

Ia menyarankan agar masyarakat yang ingin berkunjung dan melihat bunga rafflesia bermekaran bisa datang, dengan tetap memperhatikan aturan kesehatan seperti menjaga jarak, memakai masker dan selalu mencuci tangan.

Selain itu, pengunjung juga disarankan untuk memakai pakaian “streetwear”, misalnya untuk hiking atau trekking, karena banyak pengunjung yang salah mengenakan pakaian saat datang ke tempat ini.

Ia berharap pemerintah daerah dan pemerintah pusat lebih memperhatikan habitat bunga Rafflesia, karena kondisi hutan habitat bunga Rafflesia saat ini sangat memprihatinkan.

“Keadaan habitat hutan Rafflesia sebagai simbol Bengkulu saat ini sangat memprihatinkan, oleh karena itu semua pihak harus memperhatikan dan melindunginya,” kata Dani Umbara.

Artikel sebelumyaBMKG: Waspada Hujan Deras dan Petir di Babel
Artikel berikutnyaAlumni UNS ambil bagian dalam melestarikan lingkungan melalui seni lukis