Beranda Warganet Dubes RI berdiskusi dengan Menteri Qatar mengenai perluasan kerja sama di bidang...

Dubes RI berdiskusi dengan Menteri Qatar mengenai perluasan kerja sama di bidang pendidikan.

Jakarta (ANTARA) – Duta Besar Indonesia untuk Qatar Ridwan Hassan bertemu dengan Menteri Pendidikan dan Pendidikan Tinggi Qatar Mohammed Abdul Wahed Al Hammadi di Doha pada Selasa (22 Juni) untuk membahas perluasan kerja sama pendidikan kedua negara.

Menurut Kementerian Pendidikan dan Pendidikan Tinggi Qatar, saat ini ada sekitar 2.000 mahasiswa Indonesia yang belajar di Qatar. Mereka tersebar di berbagai tingkat pendidikan dari SD hingga perguruan tinggi.

Kebanyakan dari mereka kuliah di Qatar karena mengikuti orang tuanya yang bekerja di Qatar. Menurut keterangan tertulis dari KBRI Doha, Rabu, beberapa dari mereka muncul karena keinginan sendiri untuk kuliah di salah satu negara terkaya di dunia itu.

Beberapa mahasiswa Indonesia ini tercatat sebagai penerima beasiswa penuh dari pemerintah Qatar. Tidak hanya untuk pelajar, pemerintah Qatar juga memberikan beasiswa bagi pelajar. Saat ini setidaknya ada 11 mahasiswa Indonesia yang belajar di universitas tersebut. Mahad Dini (tingkat SMA) atas beasiswa pemerintah Qatar.

Pada pertemuan tersebut, Dubes Ridwan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah Qatar dan berharap agar lebih banyak lagi pelajar dan mahasiswa dari Indonesia yang berkesempatan untuk belajar di Qatar, khususnya melalui beasiswa.

Bersamaan dengan itu, Dubes Ridwan juga mengajak lebih banyak lagi mahasiswa Qatar untuk belajar di Indonesia.

“Seiring dengan negara yang terus berkembang dan menjadi pemain utama di kawasan, sangat penting bagi negara lain, termasuk Qatar, untuk lebih mengenal Indonesia,” kata Dubes Ridwan.

Dalam pertemuan tersebut, Dubes RI juga menyinggung keberadaan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII). Menurutnya, universitas diharapkan mampu membantu dunia Islam tidak hanya dalam dakwah Islam yang benar. rakhmatan lil alamin perdamaian, tetapi juga dalam pemulihan tradisi besar umat Islam di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

Secara khusus, Menteri Pendidikan dan Pendidikan Tinggi Qatar sangat tertarik dengan keberadaan UIII dan berharap pemerintah Qatar dapat melakukan sesuatu yang nyata untuk membantu pemerintah Indonesia. “Kami berharap kerjasama yang lebih luas dengan universitas ini,” kata Menteri Abdul Wahid Al Hammadi.

Sebagai penutup, Menteri Hammadi juga menyampaikan ucapan selamat dan terima kasih atas terpilihnya Indonesia sebagai negara mitra. (negara mitra) dalam menyediakan Tahun Kebudayaan 2023 (YOC).

YOC, yang diadakan sepanjang tahun pada tahun 2023, adalah festival budaya terbesar di Qatar. Indonesia adalah negara pertama dari kawasan Asia Tenggara yang terpilih sebagai negara mitra kapan.

Artikel sebelumyaBunga kadaver raksasa mekar di kawasan wisata Napala Jungur Bengkulu
Artikel berikutnyaBandwidth restoran dan mal dibatasi 25 persen.