Beranda News Gema Poin diumumkan di Malang

Gema Poin diumumkan di Malang

Malang, Jawa Timur (ANTARA) – Relawan dan pendukung Poin Maharani dari Kabupaten Malang, Jawa Timur, mengatakan Hema Poin akan mendukung ketua DPR yang akan mencalonkan diri sebagai presiden pada 2024.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jawa Timur Hema Puan Nanang Sutrisno di Malang, Jawa Timur, Minggu, mengatakan deklarasi tersebut dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa Puan Maharani memiliki pendukung untuk menjadi calon presiden.

“Kami mendeklarasikan Poinne Maharani sebagai Presiden Indonesia pada 2024. Dukungan bisa diberikan kapan saja, tetapi yang pasti kami telah menciptakan momentum,” kata Nanang.

Nanang menjelaskan, langkah penjaminan dukungan Poin Maharani perlu dilakukan karena, kata dia, banyak calon presiden lain yang mulai bermunculan menyambut Pilpres 2024.

Menurutnya, dengan adanya pernyataan Gema Poin yang pertama kali dibuat di Kabupaten Malang tersebut, diharapkan sosok Poin Maharani juga dapat dipertimbangkan sebagai salah satu calon presiden di Indonesia masa depan.

“Ini harus menunjukkan bahwa Pointe Maharani juga memiliki kekuatan dan pendukung yang layak mendapat pengakuan,” katanya.

Ia menambahkan, para relawan memilih sosok Poin Maharani untuk menjadi capres di Indonesia karena Poin sudah memiliki sejumlah alasan yang mendasari. Diantaranya adalah fakta bahwa Poin adalah pekerja keras dan tidak banyak bicara.

Dengan angka tersebut, lanjutnya, Pointe Maharani juga dianggap sebagai negarawan yang telah mendapatkan pengakuan baik di dalam negeri maupun internasional. Selain itu, Poin memiliki semangat yang kuat.

“Alasan utamanya adalah Puan bertekad untuk terus menegakkan NKRI, UUD dan Pancasila. Ini adalah harga tetap bagi kami, ”katanya.

Gema Poin yang dicanangkan di Kabupaten Malang ini diisi oleh relawan pendukung Poin Maharani dari berbagai kalangan. Saat ini, ada sekitar 18 daerah pemilihan di Jawa Timur.

Meski saat ini belum ada partai politik yang merekomendasikan Poinu Maharani sebagai calon presiden untuk 2024, Hema Poin berharap Partai Perjuangan Demokrasi Indonesia (PDIP) yang diusung Poin akan membuat rekomendasi tersebut.

Artikel sebelumyaDemokrat: Hanya 2 Kandidat Pemilu yang Menyebabkan Polarisasi
Artikel berikutnyaMarshanda memperingatkan bahaya "diagnosa diri" kesehatan mental