Beranda Nusantara Gempa tektonik berkekuatan 5,9 di Sulawesi Tengah akibat deformasi sesar lokal

Gempa tektonik berkekuatan 5,9 di Sulawesi Tengah akibat deformasi sesar lokal

Jakarta (ANTARA) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menjelaskan gempa tektonik berkekuatan 5,9 magnitudo di Regensi Toho-Una-Una, Sulawesi Tengah pada Senin pukul 10.52 WIB merupakan gempa dangkal akibat deformasi akibat sesar lokal.

Hal ini terlihat dari episentrum gempa yang berada pada koordinat 0.74 derajat LS, 121.88 derajat BT, atau tepatnya berada di laut 55 km timur laut Kabupaten Toho Una-Una, Sulawesi Tengah, hingga kedalaman 10 km.

“Gempa yang terjadi merupakan gempa jenis dangkal akibat deformasi akibat sesar lokal. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa tersebut memiliki mekanisme pergerakan normal (normal fault),” kata Kepala Bidang Gempa BMKG dan Tsunami Center Bambang Seti Praitno dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Bambang mengatakan, gempa dirasakan di kawasan Ampana III-IV MMI (pada siang hari banyak yang merasakan di dalam rumah), Poso, Wakai III MMI (getaran terasa di dalam rumah).

Getaran terasa seperti truk melaju) Malili, Palu II-III MMI (Getaran terasa nyata di dalam rumah. Terasa seperti truk melaju) Toli-Toli II MMI (Getaran dirasakan beberapa orang, benda ringan yang digantung berayun ).

Sejauh ini, belum ada laporan kerusakan akibat gempa tersebut. “Hasil simulasi menunjukkan gempa ini tidak berpotensi tsunami,” kata Bambang.

Menurut dia, hingga pukul 11.30 WIB, hasil pantauan BMKG tidak menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan.

Bambang mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak bisa dibenarkan. Untuk menghindari retak pada bangunan atau rusak akibat gempa. Sebelum kembali ke rumah, periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa atau tidak ada kerusakan gempa yang mengancam stabilitas bangunan.

Artikel sebelumyaJang Ki Young siap wamil Agustus mendatang
Artikel berikutnyaVina Armada mengatakan FFWI memiliki sejarah dalam perfilman domestik