Beranda News Gubernur usulkan presiden FTA di Bintan Karimun seperti di Batam

Gubernur usulkan presiden FTA di Bintan Karimun seperti di Batam

Tanjungpinang (ANTARA) – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad menyampaikan usulan kepada Presiden RI Joko Widodo untuk membuat zona perdagangan bebas (FTZ) di Kabupaten Bintan dan Karimun, yang harus dilaksanakan secara menyeluruh seperti Kota Batam.

“Alhamdulillah, Park Jokovi merespon dengan baik semua rencana pembangunan yang telah kami uraikan. Beliau juga memberikan arahan kepada kami,” kata Gubernur Ansar di VIP Bandara Hang Nadim Batam dalam siaran pers tertulis, Selasa.

Gubernur Ansar dan Walikota Batam Muhammad Rudi juga telah meminta Presiden Jokovi untuk mendukung berbagai rencana pembangunan Batam dan Tanjungpinang.

Di Hang Nadim, Gubernur Ansar mendampingi Presiden Jokovi pulang setelah kunjungannya ke Batam. Di Batam, Presiden Jokovi bersama masyarakat melakukan penanaman mangrove di Pulau Sethokok.

Orang nomor satu di Indonesia itu tiba di Batam sekitar pukul 14:37 WIB. Setelah kunjungan dari Bengkalis, Riau.

Ansar berkesempatan berbicara dengan Presiden Jokovi di Restoran VIP Hang Nadim. Dalam perbincangan tersebut, Ansar mengundang Presiden Jokovi untuk bertemu langsung dengan Pemkab Karimun.

Karimun juga merupakan lumbung investasi yang sangat potensial dan menyambut baik ajakan tersebut, ujarnya.

Selain itu, Ansar dalam pembicaraannya dengan Presiden menyebutkan pembangunan jembatan Batam-Bintan.

Kemudian pantau COVID-19 dan berbagai acara lainnya seperti rencana pembangunan Rumah Sakit RSBP Batam dan perkembangan lainnya yang sedang berjalan.

“Terkait COVID-19, meski sudah terjadi resesi, Presiden mengingatkan kita semua untuk tetap waspada dengan tiga opsi baru yang mengintai. Terutama di pintu masuk PMI (TKI),” jelas Ansar.

Semua rencana pembangunan yang disampaikan, menurut Ansar, disambut baik oleh Presiden Republik Indonesia.

Artikel sebelumyaHalaman Perintah: Membuka Surga – Alasan Melindungi Hutan Papua
Artikel berikutnyaKapolri Tarik 56 Anggota PKT Gagal Tes TWK