Beranda Warganet Gugus Tugas COVID-19 Laporkan 27,7 Juta Orang Dites PCR

Gugus Tugas COVID-19 Laporkan 27,7 Juta Orang Dites PCR

Jakarta (ANTARA) – Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 melaporkan 27.780.443 orang diperiksa. reaksi berantai polimerase (PCR) yang dilakukan di seluruh Indonesia.

Berdasarkan data kelompok sasaran COVID-19 yang diterima ANTARA di Jakarta, Sabtu, sebanyak 23.553.405 orang dinyatakan negatif virus SARS-CoV-2 setelah diuji dengan tes PCR.

Hingga Sabtu, total orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 4.227.038 orang dari 1.167 kasus positif.

Indonesia menempati peringkat ke-14 dunia dari 237 negara yang terkena dampak COVID-19 menurut World Health Organization (WHO), Divisi Kependudukan PBB dan BPS.

Gugus Tugas COVID-19 juga mengatakan 4.059.267 orang telah pulih dari COVID-19, setelah meningkat 1.507.

Selain itu, jumlah korban tewas terus bertambah sebanyak 52 orang sehingga total korban meninggal dunia menjadi 142.612 orang. Jumlah kasus sembuh dan meninggal tersebut terkumpul di 34 provinsi dan 510 kabupaten atau kota di Tanah Air.

Dilaporkan, jumlah sampel yang dianalisis menggunakan uji PCR di seluruh laboratorium di Indonesia juga bertambah sebanyak 267.050 sampel, sehingga total sampel yang diuji menjadi 41.404.757 sampel.

Sebanyak 98.505.805 alat kesehatan (almatkes) tersebar di 34 provinsi. Sementara itu, 43.399 relawan medis dan non-medis bekerja di 26 provinsi.

Gugus tugas COVID-19 juga telah meluas ke 34 provinsi dan 496 kabupaten atau kota, menurut Gugus Tugas COVID-19. Selanjutnya, pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) diberlakukan di 34 provinsi.

Gugus Tugas COVID-19 mengimbau masyarakat untuk selalu memperketat dan menerapkan protokol kesehatan untuk melindungi diri sendiri dan orang lain dari COVID-19, mencuci tangan dengan sabun, menghindari keramaian, dan menjaga jarak.

#ProduktifAmanCovid-19

# Mencuci tangan

#Masker Untuk Semua

# Jaga jarak

# Beradaptasi dengan kebiasaan baru

Artikel sebelumyaBPBD Penajam evakuasi warga Samarinda yang tenggelam di laut
Artikel berikutnyaKompolnas: Masyarakat harus mendukung polisi dalam menyelesaikan kasus Luvu Timur