Beranda Nusantara Gunung Merapi melontarkan lahar panas sebanyak 18 kali dengan jarak hingga 1,5...

Gunung Merapi melontarkan lahar panas sebanyak 18 kali dengan jarak hingga 1,5 km.

Yogyakarta (ANTARA) – Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah mengeluarkan 18 aliran lahar pijar dengan jarak luncur maksimum 1.500 meter ke arah barat daya berdasarkan pantauan Kamis pukul 00.00 hingga 06.00 WIB.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humayda mengatakan selain lahar panas, Merapi juga mengalami 64 gempa dengan amplitudo 3-39 milimeter (mm) selama 20-121 detik, empat kali gempa. gempa bumi. hembusan dengan amplitudo 5-39,7 milimeter (mm) selama 18-53 detik dan satu kali gempa multifase dengan amplitudo 4 milimeter (mm) selama 9 detik.

Cuaca di gunung berawan dan berawan. Angin sedang dari barat dengan suhu udara 11-21 derajat Celcius, kelembaban 60-73 persen dan tekanan udara 836-918 mm Hg.

Sementara itu, selama pengamatan pada Rabu (25/8) malam, pukul 18.00-24.00 WIB, Gunung Merapi mencatat 11 semburan lahar panas dengan jarak luncur maksimum 1.500 meter ke arah barat daya.

Hingga saat ini, BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga.

Jatuhnya lahar dan awan panas Gunung Merapi diperkirakan berdampak pada sektor selatan-barat daya, antara lain Huang He, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng dan Putih.

Sedangkan jika terjadi letusan, lontaran material vulkanik dari Gunung Merapi bisa mencapai radius tiga kilometer dari puncak gunung.

Artikel sebelumyaDinamika keimigrasian di masa pandemi Covid-19
Artikel berikutnyaPeran Agus Vijojo dalam reformasi TNI dijelaskan dalam buku