Beranda Nusantara Gunung Merapi mengeluarkan empat aliran lava pada jarak 2000 meter

Gunung Merapi mengeluarkan empat aliran lava pada jarak 2000 meter

Yogyakarta (ANTARA) – Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah mengeluarkan lahar setinggi 2000 meter pada Jumat.

Lava pijar meluncur ke arah barat daya dengan jarak maksimum 2.000 pada pukul 00:00 hingga 06:00 WIB.

Menurut Kepala BCPTKG Hanik Humayda, selama pengamatan di Merapi juga terjadi 44 kali gempa avalanche dengan amplitudo 3-20 mm dalam waktu 16-136 detik, enam kali gempa bumi dengan amplitudo 3-4 mm pada 16 detik. -30 detik. , dan gempa bifasik, banyak dengan amplitudo 3 mm selama 9-11 detik.

Selain itu, terjadi satu kali gempa tektonik lokal dengan amplitudo 4 mm selama 40 detik dan satu kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 5 mm selama 102 detik.

Asap putih juga terlihat keluar dari Gunung Merapi dengan intensitas padat 200-400 meter di atas puncak pada Jumat pagi.

Sementara itu, selama pengamatan Kamis (11.11) pukul 18.00-24.00 WIB, tercatat 15 kali lahar panas meletus di Gunung Merapi dengan jarak luncur maksimum 2000 meter ke arah barat daya.

BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga.

Jatuhnya lahar dan awan panas Merapi diperkirakan mempengaruhi sektor selatan-barat daya, yang meliputi sungai Zheltaya, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng dan Putih.

Jika terjadi letusan, lontaran material vulkanik dari Gunung Merapi bisa mencapai radius tiga kilometer dari puncak gunung.

Artikel sebelumyaBCL, NOAH & Tulus Siap Merayakan Pengalaman Langsung Baru Danamon Vol 2
Artikel berikutnyaSahroni: Permendikbudristek Tanggapi Kekhawatiran Maraknya Kekerasan