Beranda News Gus Kautsar mengunjungi Jawa Barat untuk membentuk Gerakan Persatuan Nahdlin.

Gus Kautsar mengunjungi Jawa Barat untuk membentuk Gerakan Persatuan Nahdlin.

Jakarta (ANTARA) – Pimpinan Pondok Pesantren Ploso Jawa Timur, KH Muhammad Abdurrahman Al Kautsar (Gas Kautsar) berkunjung ke Jawa Barat sebagai prasyarat terbentuknya Gerakan Persatuan Nahdliin (GNM).

“Banyak hal yang dibahas selama kurang lebih tiga jam, salah satunya adalah rencana pendirian Gerakan Persatuan Nahdlin di Jawa Barat.” Demikian disampaikan Ketua PCB DPW Jabar Syaful Khuda dalam keterangan yang diterima, Jumat di Jakarta.
Selain itu, Khuda yang juga Ketua Komisi X DPR RI mengatakan, kedatangan Gus Kautsar juga dimaksudkan untuk menjalin silaturahmi dengan kyai dan ajengan an.
“Kedatangannya selain untuk bertemu dengan Kyai dan Ajengan dari Jawa Barat,” katanya.

Kedatangan Gus Kautsar juga mengukuhkan pentingnya politik melalui Partai Kebangkitan Bangsa (RAN) yang didirikan ulama Nahdlatul Ulama, katanya.
Seperti diketahui, Gus Kautsar sedang gencar mengonsolidasikan organisasi Gerakan Nahdliin Bersatu (GNB) sehingga pada 2024 Ketua Umum PKB Gus Muhaimin menjadi presiden.
Syaiful Khuda mengaku senang dikunjungi Kiai Muda Gus Kaustar, putra K.H. Nurul Khuda Jazuli, pimpinan pondok pesantren Al-Falah, Ploso Kediri, Jawa Timur.
Sebelumnya, tokoh muda NU yang juga Koordinator Nasional Nahdliin Bersatu K.H. Abdurrahman Al Kautsar juga mengomentari fenomena politik 2024. Menurut pria yang akrab disapa Gus Kautsar ini, NU biasanya didekati oleh calon yang ingin mencalonkan diri. Presiden.

“Siapapun calon presidennya, dari golongan manapun, tidak ada yang membutuhkan NU,” katanya.

Ia menyatakan, tidak boleh ada calon yang tiba-tiba mengaku masuk NU. Jadi, menurut dia, penting agar kiai dan tokoh bersatu, merapatkan barisan agar bisa menjadi kader pemimpin NU yang asli.
Hal itu disampaikan Gus Kautsar dalam pidatonya pada Pernyataan Dukungan Gus Muhaimin sebagai Presiden 2024 oleh Gerakan Persatuan Nahdliin.
Gus Kautsar mengatakan, saat ini ada kader NU sejati yang juga bisa mencalonkan diri di Pilpres 2024, yakni Abdul Mukhaymin Iskandar atau Gus Mukhaymin.
“Mohon dipangestoni (disetujui), semoga manfaatnya dilimpahkan Allah SWT,” ujarnya.

Artikel sebelumyaBMKG memprediksi gempa NTT dapat menimbulkan tsunami setinggi lebih dari 3 meter.
Artikel berikutnyaErie Walikota Evaluasi Kontrak Kinerja Aparatur Pemerintah Kota Surabaya