Beranda Warganet Hanya 39,65 persen warga Mukomuko yang divaksinasi lengkap.

Hanya 39,65 persen warga Mukomuko yang divaksinasi lengkap.

Mukomuko (ANTARA) –

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyebutkan sejauh ini baru 65.109 orang atau sekitar 39,65 persen dari 164.208 penduduk wilayah tersebut yang sudah mendapatkan vaksin COVID-19 lengkap, yakni dosis pertama dan kedua. .
Juru bicara Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Mukomuko Bustam Bustomo mengatakan dalam sebuah pernyataan di Mukomuko pada hari Sabtu bahwa 1.234 petugas kesehatan dan 46.300 pegawai negeri termasuk di antara mereka yang menerima vaksin lengkap.

Selain itu, 3.392 lansia (lansia), 8.714 remaja berusia 12-17 tahun, 174 anak berusia 6-11 tahun, dan 5.295 orang menerima vaksin kooperatif.

Sebanyak 46.300 pegawai negeri sipil yang divaksinasi lengkap terdiri dari staf Kodima, polisi, kejaksaan, pengadilan negeri, PKC, pengadilan agama, jurnalis, BPJS, PNS, BRI, Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat umum. .
Kemudian kini ada 130.371 warga yang divaksinasi COVID-19 Tahap I, di antaranya 1.392 petugas kesehatan dan 86.061 pegawai pemerintah, serta 5.684 lansia.

Selain itu, 14.757 remaja usia 12-17 tahun, anak usia 6-11 tahun 17.175 dan 5.302 penerima vaksin gotong royong.

Sejauh ini, 65.262 petugas kesehatan, petugas layanan publik, pemuda, anak-anak, dan orang tua telah menerima vaksin COVID-19 dosis pertama tetapi belum menerima vaksin dosis kedua. Beberapa dari mereka belum mencapai kedewasaan, dan kesehatan mereka belum teratur.
Ia menjelaskan, ada warga yang tidak menerima vaksin Covid-19 dosis kedua karena kondisi kesehatannya tidak memungkinkan. Ada juga warga dan anak-anak yang belum mendapatkan vaksin COVID-19 dosis kedua.

Sebanyak 1.224 warga di wilayah tersebut mendapat tambahan vaksin atau tiga dosis, katanya.

Ia mengatakan, pengenalan vaksin COVID-19 dosis pertama dan dosis kedua untuk tenaga kesehatan, petugas layanan publik, remaja, anak-anak, dan lansia akan terus dilakukan sesuai target.
Saat ini, petugas kesehatan, pegawai pemerintah, dan lansia masih menunggu warga sekitar pulih untuk mendapatkan suntikan vaksin COVID-19 secara lengkap.
Ia meminta petugas medis resmi dan Puskesmas memberikan layanan vaksinasi keliling ke desa-desa dan kecamatan yang tersebar di 15 kecamatan di wilayah ini.

Artikel sebelumyaDua kecamatan di Sintang dilanda banjir, warga diminta mewaspadai bencana alam.
Artikel berikutnyaKembali Berkontribusi, Pekerja TNI-Polri Lakukan Bakti Sosial di Desa Vadas