Beranda Nusantara Hari Menanam Pohon, Anggota DNVR Gorontalo Utara mengajak warga untuk menanam

Hari Menanam Pohon, Anggota DNVR Gorontalo Utara mengajak warga untuk menanam

Semakin banyak pohon yang kita tanam, maka keseimbangan alam semakin terjaga.

Gorontalo (ANTARA) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, mengajak warga menanam pohon dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Nasional pada 28 November 2021.

“Semakin banyak pohon yang kita tanam, maka keseimbangan alam akan semakin terjaga,” kata Komisioner II DPRD Gorontalo Utara Gustam Ismail, Sabtu di Gorontalo.

Ia mengimbau warga untuk mencintai bibit, apalagi di musim hujan saat ini. “Kami makan buah-buahan, bijinya dibuang ke pekarangan, saya yakin cepat tumbuh,” katanya.

DPRD berharap kegiatan penanaman pohon terus digalakkan, terutama di perbukitan yang sering ditanami jagung.

Situs harus dijaga agar tidak gundul. Terutama di lereng di atas 15 derajat.

Jika ia telanjang, maka akan berdampak pada kondisi alam yang dapat merugikan seseorang. Oleh karena itu, selain mendorong warga untuk bercocok tanam, perlu dilakukan peningkatan produktivitas pertanian.

Diharapkan seluruh pemangku kepentingan juga mengajak warga untuk menanam bibit pohon.

“Kita harus melakukan tindakan nyata untuk menjaga kelestarian lingkungan agar tidak terjadi kerusakan yang berdampak merugikan bagi masyarakat dan daerah,” ujarnya.

Ia juga berharap pemerintah daerah bekerja sama dengan pihak terkait untuk pengadaan bibit pohon di setiap desa.

“Kami menyiapkan bibit, kami mengajak warga untuk banyak menanam bibit pohon untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah banjir dan longsor,” ujarnya.

Diharapkan juga pemerintah daerah lebih gencar mempromosikan status kawasan hutan di kawasan ini atau di setiap desa.

Sehingga pelaksanaan pembangunan dapat dilakukan dengan memperhatikan status kawasan hutan yang dapat dibuka dan tidak dapat dibuka, sehingga tidak menimbulkan masalah.

Sosialisasi kawasan hutan diperlukan, serta informasi yang lebih luas tentang keberadaan kawasan hutan lindung, hutan produksi, hutan produksi terbatas, hutan tanaman industri dan kawasan hutan dengan status lainnya.

Artikel sebelumyaKapolri: Percepatan Vaksinasi untuk Kendalikan Tingkat COVID-19 di Akhir Tahun
Artikel berikutnyaLee Kwang Soo Akan Membintangi Film "Daftar belanja pembunuh"