Beranda News Home Office terus maksimalkan layanan digital dengan e-BMD

Home Office terus maksimalkan layanan digital dengan e-BMD

Jakarta (ANTARA) –

Home Office terus memaksimalkan layanan digitalnya dengan aplikasi e-BMD untuk meningkatkan akuntabilitas Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD).
Sekjen Bina Keuangan Daerah Komaedi dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Jumat, tengah mempercepat penerapan aplikasi e-BMD sesuai Permendagri Nomor 47 Tahun 2021 tentang Tata Cara Pembukuan, Inventarisasi, dan Pelaporan. milik daerah.
Menurutnya, terbitnya Permendagri No 47/2021 menimbulkan kekhawatiran di kalangan pemerintah daerah tentang perlunya mengatur penyampaian laporan yang lebih rinci. Untuk itu, Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Keuangan Daerah menyiapkan aplikasi sistem perlindungan HAM secara elektronik berdasarkan Permendagri 47 mulai tahun 2021.
Aplikasi e-BMD dibangun dengan infrastruktur dalam proses bisnis yang sama dengan regulasi, sehingga memudahkan pemerintah daerah untuk mengakses informasi administrasi melalui internet dan dapat diperoleh secara gratis.
Sistem e-BMD diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam pengajuan barang milik daerah yang akuntabel dan tepat waktu. Dijelaskannya, sistem aplikasi e-BMD merupakan sistem yang secara langsung mendokumentasikan pengelolaan barang milik daerah. (dalam waktu nyata)
Sistem aplikasi E-BMD dikembangkan on line untuk memudahkan pengguna mengakses data di mana saja dan kapan saja melalui pengelolaan pengguna yang sistematis sesuai dengan tanggung jawab dan fungsinya.
Kementerian Dalam Negeri juga menjadi tuan rumah pertemuan implementasi aplikasi e-BMD dengan daerah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada seluruh manajer produk, staf administrasi, pengguna, pengguna produk berpengalaman, manajer manajer produk, manajemen pengguna produk, asisten manajer produk dan asisten manajer produk dalam manajemen properti regional.
Tindakan juga berguna untuk menginformasikan regulator dan mengembangkan aplikasi e-BMD.

Artikel sebelumyaBNPT: Umat beragama harus menaati kesepakatan yang sudah menjadi kesepakatan
Artikel berikutnyaDavon dan Hwiyong SF9 positif COVID-19