Beranda Warganet IDI: Vaksinasi massal lebih baik daripada vaksinasi non-terpusat

IDI: Vaksinasi massal lebih baik daripada vaksinasi non-terpusat

Ini penting jika bangunan yang digunakan besar dan ventilasinya bagus dan memungkinkan orang merasa nyaman, teruskan saja.

Bandarlampung (ANTARA) – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di Bandarlampung, Negara Lampung, mengatakan sebaiknya vaksinasi massal Covid-19 tidak dilakukan di satu tempat karena akan menimbulkan keramaian jika penyelenggara tidak siap.

“Vaksinasi massal tidak boleh terkonsentrasi di satu tempat, lebih baik dibagi di beberapa titik agar massa tidak berkumpul,” kata Ketua IDI Bandarlampung, Dr Aditya M. Biomed di Bandarlampung, Minggu.

Menurut dia, meski vaksinasi massal akan dilakukan di satu tempat, penyelenggara harus memperhatikan beberapa hal, misalnya kapasitas tempat yang akan digunakan.

“Ini penting jika bangunan yang digunakan besar dan ventilasinya bagus dan membuat orang merasa nyaman, lanjutkan,” ujarnya.

Kemudian, lanjutnya, pihak penyelenggara juga harus membatasi orang yang datang ke lokasi agar tidak datang bersamaan untuk mendapatkan vaksinasi.

“Jadi pendaftaran online perlu dilakukan agar masyarakat tahu kapan disuntik, jam berapa datang, sehingga bisa membubarkan massa, dan bukan hanya spanduk pengumuman vaksinasi massal,” katanya.

Aditya mengatakan, hal itu juga akan membantu menghindari kekecewaan masyarakat yang tidak mendapatkan kuota vaksinasi.

“Faktanya, masyarakat lokal banyak yang tidak mendapat vaksinasi karena kuota sudah habis. Karena itu, perlu direncanakan dan disiapkan aturannya,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, vaksinasi massal yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Lampung menyulut antusiasme masyarakat untuk mengikuti program tersebut.

Artikel sebelumyaKetua Dewan Pendidikan Pendidikan Muhammadiyah, Profesor Bedkhovi, telah meninggal dunia.
Artikel berikutnyaDPR MP: Pejabat pemerintah yang melanggar MAPM harus diberi sanksi