Beranda Warganet Indonesia mencapai kesepakatan akhir pengadaan obat untuk COVID-19 pada akhir 2021

Indonesia mencapai kesepakatan akhir pengadaan obat untuk COVID-19 pada akhir 2021

Kami telah sampai pada tahap pendaftaran kontrak

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Indonesia mencapai kesepakatan akhir pembelian obat antivirus COVID-19 Molnupiravir di dalam negeri pada akhir tahun 2021 sebagai bagian dari proses negosiasi yang dilakukan langsung dengan produsen di Amerika Serikat.

“Kami telah mencapai kesepakatan tahap akhir sehingga Indonesia dapat membeli tablet molnupiravir pada akhir tahun ini,” kata Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan pers Evaluasi PPKM, diikuti dengan pernyataan dari Kementerian Koordinator Kelautan. Saluran YouTube di Jakarta, Senin.

Budi mengatakan, proses koordinasi tersebut telah disepakati oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjayitan dengan Kementerian Kesehatan RI dalam kunjungannya ke Mercks di Amerika Serikat belum lama ini.

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah Indonesia menjajaki kemungkinan bermitra dengan Mercks sebagai produsen molnupiravir untuk membangun pabrik obat di Indonesia, termasuk bahan baku untuk produksi obat.

Budi mengatakan, kehadiran Mercs di Indonesia diharapkan dapat menambah kecukupan stok obat, apalagi jika terjadi gelombang baru COVID-19.

“Jadi kami memiliki cadangan yang cukup jika ada potensi gelombang berikutnya,” katanya.

Budi mengatakan, Departemen Kesehatan sedang melacak beberapa varian baru, salah satunya merupakan turunan dari varian Delta, yakni AY.4.2 yang kini tengah menggebrak di Inggris.

“Perbedaan ini secara signifikan meningkatkan jumlah kasus yang dikonfirmasi di Inggris dari Juli hingga Oktober tahun ini dan terus bertambah,” katanya.

Artikel sebelumyaTim SAR temukan korban tenggelam di Sungai Chimanuk, Sumedang
Artikel berikutnyaBupati Purbalinggi memastikan Bandara JB Sudirman masih beroperasi.