LABUAN BAJO, WARTAJURNAL.COM – Kementerian Komunikasi dan Informatika sebagai pengampu Digital Economy Working Group (DEWG) dalam Presidensi G20 Indonesia memulai rangkaian pertemuan ketiga di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Di hari pertama pertemuan tersebut, ada sisi keunikan yang menjadi pusat perhatian para delegasi dari Negara Anggota G20, di mana sejumlah siswa asal Flores ikut mengambil bagian dalam event internasional tersebut.

Kementerian Kominfo sendiri melibatkan 18 siswa dari 3 Seminari di Flores untuk turut berpartisipasi dalam pembukaan DEWG G20 itu. Uniknya, para siswa diberikan kesempatan untuk berbincang dengan para Anggota Delegasi G20.

“Di hari pertama ini saja, mereka bahkan sudah fasih berbicara dengan para delegasi dari Amerika, Brazil, Rusia, dan para delegasi lainnya.” Kata Koordinator Liaison Officer DEWG Ferdinandus Setu di Hotel Meruorah Komodo, Labuan Bajo, Rabu (20/07/2022).

Menurut Koordinator LO DEWG yang akrab disapa Nando itu, 3 Seminari asal Flores itu yakni SMAK Seminari St. Yohanes Paulus II Labuan Bajo, SMA Swasta Seminari St Pius XII Kisol Manggarai Timur, dan SMA Seminari St Yoh. Berkhmans Todabelu Mataloko.

“Kedelapanbelas anak Seminari yang dipilih menjadi LO dalam DEWG Labuan Bajo telah mengikuti proses seleksi selama sebulan,” jelasnya Nando kepada awak media

Keterlibatan siswa Seminari itu merupakan Menkominfo Johnny G. Plate yang meminta Koordinator LO untuk menghubungi para Kepala Sekolah dari tiga Seminari tersebut. “Kemudian, Kepala Sekolah meminta Guru Bahasa Inggris dari masing-masing sekolah untuk melakukan seleksi terbuka kepada para siswa, terutama pada domain listening dan speaking,” lanjutnya.

Berikut adalah nama-nama siswa Seminari Menengah di Flores yang ikut ambil bagian dalam ajang internasional DEWG Labuan Bajo. Dari SMAK Seminari St. Yohanes Paulus II Labuan Bajo antara lain Antonius Fransiskus Naring; Jozef Wojtyla Baho; Hilarius Stepi Yance Derosari; Lutcille Febryen Fatma Magung; Maria Novalia Sukma Bahagia Sambut; Graciana Bakok.

SMA Swasta Seminari St Pius XII Kisol Manggarai Timur antara lain Dyonysius Atrys Ampur; George Apriliano Ambuk; Gregorius Bagung Santur; Petrus Selestiano Lagut; Theodorus Hariduar Kanda; Gabriel Putra Prima

Kemudian, dari SMA Seminari St Yoh. Berkhmans Todabelu Mataloko antara lain Yohanes Renaldy S. Lota Gono; Rafael Betu Pandu; Yohanes Alfiano Vianney Chiko Bataona; Oktavianus Gili Leo; Antonius Vinsensius Egwin Gawe; Samuel Goran Ama.

Nando menjeaskan bahwa selain para siswa Seminari, ada juga 6 orang mahasiswa Universitas Gadjah Mada yang juga ikut menjadi LO dalam event DEWG Labuan Bajo, yaitu Muhammad Nur Pradana Tadjuddin; Juan Satya Wijaya Seno Aji; Nurul Qomariyah Arifanni; Nathania Sekar Tiara; Rei Karis Larasati; Ameral Rizkovic

“Tugas dari para LO DEWG adalah menjadi jembatan penghubung antara delegasi dengan Panitia acara, serta memastikan agar setiap delegasi merasa aman dan nyaman selama mengikuti rangkaian DEWG,” ujarnya.

Tidak saja itu, para siswa Seminari juga ikut mendampingi para delegasi G20 selama acara DEWG berlangsung, memastikan delegasi hadir tepat waktu di ruang sidang, memastikan dress code delegasi tidak salah saat menghadiri acara yang berbeda, serta memastikan transportasi dan akomodasi delegasi selama acara disiapkan dengan baik oleh panitia.

Selain itu, LO juga diberi mandat untuk menjelaskan keunikan-keunikan dan destinasi wisata di Labuan Bajo dan sekitarnya kepada para delegasi.

“Mereka juga bertugas untuk menjelaskan keunikan-keunikan dan destinasi wisata di Labuan Bajo dan sekitarnya kepada para delegasi. Itulah mengapa kami dari Kominfo bersama para stakeholder terkait melakukan pembekalan kepada para LO, sehingga mereka bisa memahami tugas dan tanggung jawab kepada para delegasi DEWG selama perhelatan berlangsung dari tanggal 20-22 Juli 2022,” ungkapnya.

Terkait akomodasi para LO, Nando menyebutkan bahwa seluruh akomodasi para pelajar tersebut mulai dari transportasi, penginapan, konsumsi, uang saku, hingga dresscode difasilitasi penuh oleh Kementerian Kominfo.

“Seluruh akomodasi mereka seperti transportasi, penginapan, konsumsi, uang saku, hingga dresscode difasilitasi penuh oleh Kementerian Kominfo,” ujar Nando.

Adapun selain 18 siswa Seminari, juga sebanyak 30 siswa/i SMKN 1 Labuan Bajo yang dilibatkan sebagai bagian dari Event Organizer (EO) dalam perhelatan DEWG Labuan Bajo. Maka total terdapat 48 siswa/i Flores yang dilibatkan dalam event internasional tersebut.

“Hal ini menunjukkan seberapa tinggi niat hati Bapak Menteri Kominfo Johnny G. Plate untuk mendorong para anak muda Flores bertumbuh dan berkembang menjadi generasi muda penerus bangsa yang berwawasan global dan berjejaring internasional,” tuturnya.

DEWG sendiri merupakan pertemuan kelompok kerja ekonomi digital yang pertama kali dilaksanakan pada Presidensi G20 Indonesia tahun 2022, setelah elevasi dari Digital Economy Task Force (DETF) pada Presidensi G20 Italia, Agustus tahun 2021.

Dalam pertemuan ketiga DEWG di Labuan Bajo ini, Pemerintah Indonesia dan 19 delegasi dari negara-negara anggota G20 lainnya akan mendiskusikan kerjasama penanganan aliran data lintas batas dan fondasi yang kuat untuk pemahaman mengenai aliran data lintas batas negara.

Artikel sebelumyaKota Depok menerima Penghargaan Nirwasita Tantra dari KLHK
Artikel berikutnyaBMKG menyebut NTB mulai memasuki puncak musim kemarau 2022.