Beranda Warganet Jumlah mahasiswa yang terdaftar di SBMPTN Unair tahun ini mencapai 31.000 mahasiswa

Jumlah mahasiswa yang terdaftar di SBMPTN Unair tahun ini mencapai 31.000 mahasiswa

Surabaya (ANTARA) – Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Universitas Airlangga Surabaya pada 2022 mencapai 31.000 mahasiswa, naik 13,7% dari tahun 2021.

“Tahun lalu ada sebanyak 27.000 mahasiswa,” kata Rektor Unair Prof. Mohammad Nasih di Surabaya, Kamis.

Dikatakannya, banyaknya pendaftar atau terdaftar di Unair pada jalur SBMPTN tentu membuat persaingan menjadi sangat ketat.

Sebab, menurut dia, daya tampungnya hanya 1.884 siswa, dan kepadatannya mencapai 6,06 persen.

Dalam kurikulum iptek, kedokteran merupakan yang paling diminati dengan jumlah siswa 3.150 siswa, disusul farmasi (1.873 siswa), kesehatan masyarakat (1.556 siswa), keperawatan (1.493 siswa), dan kedokteran gigi (1.431 siswa).

Untuk prodi sosial humaniora peminat terbanyak adalah psikologi 1.965 orang, disusul hukum 1.652 orang, manajemen 1.537 orang, ilmu komunikasi 1.252 orang, dan akuntansi 936 orang.

Dari pelamar, lanjut Prof Nasih, yang paling tinggi di bidang iptek adalah 4,35% untuk kurikulum kebidanan, 4% untuk farmasi, 3,81% untuk nutrisi, dan 3,69% untuk sistem informasi.

Bidang Soshum, Program Studi Hukum 5,45 persen, Hubungan Internasional 5,20 persen, Manajemen 4,88 persen, Psikologi 3,66 persen, dan Ilmu Komunikasi 3,59 persen.

“Kawan-kawan, bersiap-siaplah. Persaingannya ketat, jangan gegabah. Harus konsentrasi, persaingannya luar biasa,” katanya.

Karena persaingan yang ketat, banyak yang akan dimintai pertanggungjawaban atas penangguhan, katanya.

“Bagi yang tersisih tidak perlu putus asa, karena ke depan Unair akan memberikan jalur masuk melalui seleksi mandiri,” ujarnya.

Seleksi ini terbagi menjadi tiga, yaitu tahap pertama dan kedua untuk pelamar S1, serta ada jalur mandiri khusus untuk D3 dan D4.

Sementara itu, Prof Nasih juga berbagi tips agar calon mahasiswa dapat diterima di perguruan tinggi negeri yang diinginkan.

“Penerimaan perguruan tinggi perlu disesuaikan dengan kemampuannya. Pekerjaan bisa disesuaikan nanti. Nikmati saja proses belajarnya sebaik mungkin,” ujarnya.

Artikel sebelumyaPemakaman pakaian bekas di Gurun Atacama.
Artikel berikutnyaGus Nabil mengajak staf Pagar Nusa Banyuwangi untuk lebih banyak berperan di media sosial