Beranda Hukum Kapolda NTT dicopot dari jabatannya karena mabuk sambil melecehkan warga

Kapolda NTT dicopot dari jabatannya karena mabuk sambil melecehkan warga

Kupang (ANTARA) – Kapolres Rote Ipda JSB Barat Daya yang dicopot dari jabatannya karena mencabuli seorang warga bernama Yopi Jermias Dami di Kabupaten Rote, ditemukan mabuk akibat mengonsumsi alkohol.

“Benar, orang itu dalam keadaan mabuk saat menyerang korban,” kata Kepala Humas Ndao Aypda Ndao Aypda, Anam Nurkahio, kepada ANTARA saat dihubungi dari Kupang, Senin.

Hal itu dilaporkan terkait dengan berkembangnya kasus penganiayaan oleh Kapolres Roth Ndao yang mengakibatkan korban dirawat.

Dia menjelaskan, korban dan Kapolsek duduk bersama dan banyak minum minuman beralkohol.

Akibat salah paham antara keduanya akibat mabuk miras, terjadilah perselisihan antara Kapolsek dan korban.

Hal ini diketahui setelah polisi setempat memeriksa beberapa saksi yang menyatakan bahwa JSB mabuk selama pengejaran.

“JSB memukul korban, kemudian mengeluarkan senjatanya dan mengancam korban,” katanya.

Namun, pistol yang dipegangnya jatuh ke tanah dan langsung direbut oleh beberapa orang yang berada di area kolam.

Selain itu, menurut Anam, pelaku saat ini ditahan di sel dan kasusnya sedang diperiksa.

Kapolda NTT juga memerintahkan pencopotan pelaku dari jabatan Kapolda.

Artikel sebelumyaPolisi Menuntut Kesaksian Dalam Kasus Dugaan "jimat" mukena
Artikel berikutnyaGagal mengangkut hewan lokal Papua