Beranda Warganet Kapolri Ajak Ponpes Bergotong-royong Lawan COVID-19

Kapolri Ajak Ponpes Bergotong-royong Lawan COVID-19

Jakarta (ANTARA) – Kapolri Jenderal Paul Listio Sigit Prabowo meninjau vaksinasi massal di Pesantren Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur, Rabu, mengajak Pondok Pesantren (Ponpes) untuk bersinergi memerangi pandemi COVID-19. …

Bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Sigit melihat langsung proses vaksinasi serentak yang diikuti 41 pondok pesantren se-Jawa Timur.

“Mari kita bekerja sama melawan COVID-19, kita selamatkan keluarga kita, kita selamatkan masyarakat kita, kita selamatkan saudara-saudara kita,” kata Sigit mengutip keterangan pers dari Departemen Humas Polri.

Sigit mengatakan, peran aktif masyarakat pondok pesantren dalam melakukan vaksinasi massal untuk mengatasi pandemi COVID-29 telah membantu tercapainya tujuan Presiden Joko Widodo (Jokovi) program percepatan vaksinasi nasional.

Sigit berharap sebagai bagian dari kegiatan ini, pesantren di daerah lain juga melakukan hal yang sama. Karena untuk mempercepat kesadaran kekebalan kolektif atau kekebalan masyarakat memerlukan kerjasama dan gotong royong antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.

“Kami berharap vaksinasi ini menjadi contoh bagi pondok pesantren lainnya untuk melakukan kegiatan serupa,” kata Sigit.

Mantan Kapolres Bantena menjelaskan, berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) per 24 Agustus 2021 pukul 18.00 WIB, capaian vaksinasi nasional mencapai 28,19% untuk vaksin dosis pertama dan 15,75% untuk vaksin dosis kedua. .. . tujuan vaksinasi secara keseluruhan adalah 208.265.720 orang.

Sedangkan vaksinasi di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, lanjut Sigit, mencapai 56,25 persen pada dosis pertama dan 36,71 persen pada dosis kedua dari 1.019.942 total target vaksinasi.

“Melihat capaian ini, saya menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat khususnya warga Kabupaten Jombang untuk bersama-sama melakukan program vaksinasi di tempat-tempat yang telah disediakan pemerintah agar tercapai 100 persen dosis I dan II agar herd immunity khususnya di Kabupaten Jombang dapat tercapai. segera dilaksanakan,” kata Sigit.

Sementara Indonesia mengalami lonjakan pertumbuhan COVID-19, kini berkat kerja pemerintah dan elemen masyarakat, kasus positif dan hunian tempat tidur rumah sakit (BOR) dapat ditekan atau dikurangi, kata Sigit.

“Penurunan jumlah kasus COVID-19 bisa terjadi karena berbagai upaya. luar biasa yang dilaksanakan oleh pemerintah dengan dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Langkah luar biasa Maksudnya, dimulai dengan augmentasi 3M dan 3T, PPKM mikro, pengenalan kebijakan darurat PPKM dan PPKM level 1-4 yang terus berlanjut hingga saat ini, dengan pelonggaran bertahap sebagai bentuk kewaspadaan dan kehati-hatian pemerintah agar hal tersebut tidak terjadi. tidak terjadi lagi. Lonjakan COVID-19.

Meski sudah divaksin, Sigit tak henti-hentinya mengimbau masyarakat dan pelajar, serta pengurus Ponpes, untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (proki) dengan disiplin saat beraktivitas sehari-hari.

“Mohon doanya, mohon dukungan dan donasinya dari rekan-rekan semua agar kita bisa bekerja sama mengatasi tantangan yang kita hadapi bersama dan menjalani kehidupan yang normal. Amin, Amin, Amin saya Rabbal Alamin,” kata Sigit.

Kampanye vaksinasi dilakukan serentak di 41 pondok pesantren se-Jawa Timur dengan target total 37.149 dosis.

Kampanye vaksinasi serentak di pondok pesantren direncanakan untuk 110 pondok pesantren di Jawa Timur dengan total distribusi 315.581 dosis vaksin Sinovac, yang akan berlangsung dari 24 Agustus hingga 7 September 2021.

Untuk pengenalan vaksinasi di Jombang hari ini ditujukan untuk santri pondok pesantren Tebu Ireng, ini merupakan vaksinasi tahap pertama dengan tujuan memvaksinasi 4979 dosis vaksin.

Kegiatan vaksinasi ini didukung oleh Markas Vaksin TNI Sinovac dengan partisipasi tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Madioun dengan bantuan 18 orang vaksinator dari tim gabungan TNI-Polri dan Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang.

Artikel sebelumyaLegislatif memuji kerja Kementerian Sosial dalam penyaluran bantuan sosial COVID-19.
Artikel berikutnyaLulusan Akpol 2000 tersenyum di kota Malang