Beranda News Kapuspen: Gubernur Papua dari pihak Prancis ingin percepatan pendistribusian dokumen fisik DAK...

Kapuspen: Gubernur Papua dari pihak Prancis ingin percepatan pendistribusian dokumen fisik DAK hingga 2021

Jakarta (ANTARA) – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kementerian Dalam Negeri Benny Irwan mengumumkan keberadaan Gubernur Papua Plh untuk mempercepat alokasi dana tujuan khusus (DAK) tahun 2021 yang sempat tertunda akibat fakta bahwa tidak mungkin untuk mengisi sejumlah dokumen.

Menurut dia, dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Senin, dalam proses pendistribusian fisik DAK 2021 di Papua, ada beberapa dokumen yang belum bisa dipenuhi Pemprov Papua, yakni dokumen yang harus ditandatangani kepala daerah. . …

Seperti diketahui, Gubernur Papua Lucas Enembe saat ini sedang menjalani perawatan medis untuk memulihkan kesehatannya, dan kursi wakil gubernur masih kosong setelah kematian Clemen Tinal bulan lalu.

Untuk itu, Benny menjelaskan, tugas sehari-hari kepala daerah oleh Sekda sebagaimana diatur dalam pasal 65 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 merupakan upaya percepatan penyaluran aset fisik tujuan khusus (DAK). sampai tahun 2021.

“Oleh karena itu, dalam hal ini pemerintah daerah dituntut untuk mempercepat pelaksanaan persyaratan distribusi. Jadi ini yang kita dorong, sama semangatnya dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia mengatakan pemerintah pusat dan pemerintah daerah Papua bertekad untuk melanjutkan pembangunan provinsi Papua.

Demikian juga penggunaan dana distribusi fisik khusus sangat besar dan dapat digunakan untuk kepentingan masyarakat.

“Diharapkan penyaluran DAK fisik dapat segera digunakan untuk kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Provinsi Papua,” ujarnya.

DAK fisik tahun 2021 tersebar di 7 bidang pembangunan seperti pendidikan, kesehatan, pertanian, lingkungan, pembangunan jalan dan irigasi.

Artikel sebelumyaNilai observasi jabatan wakil panglima TNI tidak diperlukan.
Artikel berikutnyaPemprov Aceh Kembalikan Tujuh Tersangka Korban "perdagangan manusia"