Beranda Hukum Kejaksaan Agung Sulsel mengikuti instruksi untuk membasmi mafia pupuk.

Kejaksaan Agung Sulsel mengikuti instruksi untuk membasmi mafia pupuk.

Jika menemukan tanda-tanda aktivitas mafia pupuk, segera laporkan ke Kejaksaan Agung Sulsel.

Makassar (ANTARA). Kejaksaan Agung Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) langsung mengikuti instruksi Kepala Kejaksaan Agung (Kejagung) Sanitiar Burhanuddin terkait upaya membasmi mafia pupuk yang meresahkan petani.

“Hal ini sudah disosialisasikan kepada seluruh elemen masyarakat dan jika mereka menemukan adanya indikasi adanya kegiatan mafia pupuk, agar segera melaporkannya ke kejaksaan Sulsel,” kata Ketua Tim Pemberantasan Mafia Pupuk, Kejaksaan Sulsel. , Saurtami, di Makassar, Selasa.

Ia menegaskan, mafia bukanlah tempat untuk bermain-main dengan pupuk di tengah kebutuhan petani, apalagi saat ini mereka memasuki musim tanam. Masyarakat juga diminta ikut mengawasi pendistribusian pupuk sebagai tindakan preventif dan tidak takut karena akan dilindungi.

“Tujuannya agar segera menggugat sesuai instruksi Jaksa Agung,” kata Kepala Bagian Penerangan dan Hukum Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan itu.

Selain itu, kata Soertami, Kejaksaan Agung berpesan kepada seluruh jajarannya untuk peka dan tanggap terhadap persoalan tersebut, mengingat ini merupakan persoalan penting bagi kelangsungan hidup petani dan masyarakat.

“Ini masalah mata pencaharian banyak orang, jadi masalah mafia pupuk harus diberantas bersama-sama,” imbuhnya.

Sebelumnya, Jaksa Agung Republik Indonesia Sanitiar Burhanuddin mengingatkan seluruh jajarannya untuk serius dalam pemberantasan dan penanganan kasus-kasus yang berkaitan dengan kebutuhan publik, seperti mafia pupuk, mafia tanah, dan mafia minyak goreng.

Burhanuddin juga memuji upaya Kejaksaan Negeri Pekalongan (Kedjari) mengusut dugaan mafia pupuk dan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta mengusut dugaan mafia tanah.

Dia juga meminta jaksa lain untuk mengambil tindakan serius terhadap kasus-kasus yang mempengaruhi kehidupan banyak orang.

“Perlu dicatat bahwa mafia mineral telah lama meresahkan petani dan merugikan negara, maka saya sekali lagi menghimbau kepada para pimpinan kejaksaan dan kepala kejaksaan dengan keseriusan serius terkait pemberantasan korupsi. mafia mineral,” katanya.

“Kalau perlu mempelajari atau mensimulasikan penanganan kasus mafia pupuk Kejari Pekalongan untuk memahami skema dan cara operasinya,” kata Burhanuddin saat kunjungan virtual Kejaksaan Agung RI dan jajarannya untuk menilai efektifitas dan halalbihalalnya. pada hari Senin.

Artikel sebelumyaWabah – Juru Bicara Rakyat Papua Geoffrey Wenda Ditangkap di Jayapura
Artikel berikutnyaMitigasi Gangguan SKKL Merauke-Timika, Kominfo-Telkom Siapkan Jaringan Alternatif