Beranda Hukum Kejaksaan Sumut Selidiki Kasus Kredit Palsu di BTN Cabang Medan

Kejaksaan Sumut Selidiki Kasus Kredit Palsu di BTN Cabang Medan

Penyidik ​​telah memeriksa puluhan saksi, baik dari pihak bank maupun dari pihak debitur dan pihak terkait lainnya.

Medan (ANTARA) – Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati) menyelidiki kasus dugaan pinjaman fiktif senilai Rp 39,5 miliar di PT Bank Tabungan Negara (BTN) Cabang Medan.

“Penyidik ​​memeriksa puluhan saksi, baik dari pihak perbankan maupun debitur dan pihak terkait lainnya dalam penyaluran dana pinjaman tersebut,” kata Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut Sumanggar Siagyan saat dikonfirmasi di Medan, Kamis.

Sumanggar menjelaskan, penyidik ​​masih mengumpulkan bukti dan menghitung kerugian dari pinjaman kredit fiktif dalam kasus tersebut.

Sumanggar menjelaskan, kasus dugaan korupsi kredit palsu terjadi pada tahun 2014. PT KAYA mengajukan pinjaman Rs 39,5 miliar ke BTN Cabang Medan dan mengajukan 93 agunan SHGB atas nama PT ACR.

Dalam permohonan 93 SHGB, hanya 58 SHGB yang dijaminkan dan dibuat perjanjian hipotek (APHT). Sementara itu, diketahui 35 SHGB tidak dilakukan oleh APHT.

Kemudian, sejak Juni 2016 hingga Maret 2019, sebanyak 35 sertifikat dijual kepada orang lain tanpa izin PT BTN Cabang Medan.

Artikel sebelumyaPengamat: Rencana Komnas HAM untuk menantang Firli Nahuri itu bias
Artikel berikutnyaCegah COVID-19, Piala Eropa Dilarang