Beranda Hukum Kemarin, alasan Kolonel Priyanto melemparkan tubuh korban ke dalam adu sarung

Kemarin, alasan Kolonel Priyanto melemparkan tubuh korban ke dalam adu sarung

Jakarta (ANTARA) –

Kemarin, Kamis, perhatian pembaca tertuju pada beberapa laporan hukum yang masih menarik untuk dibaca kembali, dari perwira menengah TNI Kolonel Priyanto dari Infanteri, terdakwa pembunuhan dua remaja sipil di Nagreg, Jawa Barat, yang menyatakan bahwa Pasalnya, dari mana ide membuang jasad korban itu berasal dari ingin melindungi anak, warganya, hingga polisi Bekasi menetapkan dua tersangka tawuran sarung yang berujung kematian.
Berikut lima berita hukum kemarin yang masih menarik untuk dibaca:
Kolonel Priyanto: Keinginan untuk melindungi bawahannya menjadi alasan pembuangan jenazah korban.

Perwira menengah TNI Kolonel Priyanto dari infanteri, yang didakwa dalam kasus pembunuhan dua remaja sipil di Nagreg, Jawa Barat, menyatakan bahwa alasan gagasan untuk membuang mayat korban adalah karena dia ingin melindungi dirinya sendiri. bawahan.

Baca selengkapnya disini
Polrestabes Medan tembak mati perampok toko

Polres Medan Besar, Polda Sumut, menembak mati satu dari dua perampok toko di kawasan tersebut karena menolak pembangunan.

Baca selengkapnya disini
Bareskrim menetapkan empat tersangka dalam penipuan investasi Binomo

Penyidik ​​Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Polri menetapkan satu orang lagi sebagai tersangka penipuan investasi opsi biner melalui aplikasi Binomo sehingga total ada empat tersangka.

Baca selengkapnya disini
BNN menggagalkan 255,96kg sabu-sabu Segitiga Emas

Badan Pemberantasan Narkoba Nasional (BNN RI) berhasil mencegat sekira 255,96 kg sabu dalam kemasan teh Cina yang berasal dari kawasan Segitiga Emas, yakni dari pedalaman Myanmar, Thailand, dan Laos.

Baca selengkapnya disini
Polisi Bekasi menetapkan dua tersangka dalam tawuran maut sarung
Polres Metro Bekasi Selatan menetapkan dua tersangka dalam kasus adu sarung yang berujung kematian di Jalan Raya Tambun Utara, Desa Sriamur, Kecamatan Tambun Utara, yang mengakibatkan tewasnya satu orang korban DS (14) pada Selasa dini hari (5/5). 4).
Baca selengkapnya disini

Artikel sebelumyaPenyanyi Hyolyn unggul di babak pertama "ratu 2"
Artikel berikutnyaTiga anggota FANTASTIC dinyatakan positif COVID-19