Beranda Trending Kemendikbudristek berharap film Indonesia menjadi milik diplomasi budaya

Kemendikbudristek berharap film Indonesia menjadi milik diplomasi budaya

Jakarta (ANTARA) – Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) berharap film Indonesia tidak hanya menghibur tetapi juga memiliki nilai-nilai diplomasi budaya.

“Kami berharap film Indonesia tidak hanya memperkuat rasa kebangsaan, tetapi juga menjadi kancah diplomasi di kancah internasional,” kata Fitra Arda, Sekretaris Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, pada pembacaan . Malam nominasi Festival Film Indonesia 2021, Minggu.

Fitra mengucapkan selamat kepada para nominator dari 22 kategori FFI Citra Cup Awards 2021 yang dibacakan oleh empat duta FFI 2021, yakni Tissa Biani, Jeffrey Nicolem, Angga Yunanda dan Prilly Latukonsina dari Dome Park Senayan, Jakarta, pada Minggu.

“Kami ucapkan selamat kepada semua yang telah terpilih dalam nominasi, semoga sukses dan memenangkan piala Citra 2021,” kata Fitra di acara yang disiarkan langsung di YouTube My Culture.

Sementara itu, Ahmad Mahendra, direktur departemen film, musik, dan media baru, mendorong masyarakat untuk terus mendukung film karya anak negeri.

“Mari kita dukung terus perfilman Indonesia agar tetap menjadi pemenang sebagai presenter di negara kita,” kata Mahendra.

Dalam keterangan resmi, Hilmar Farid, Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikburistek), mengucapkan selamat kepada karya-karya yang terpilih.

FFI merupakan upaya pemerintah bersama sineas untuk melestarikan nilai-nilai budaya bangsa, kearifan lokal dan pembangunan bangsa melalui film. FFI juga merupakan penghargaan tertinggi bagi industri film Indonesia sejak tahun 1955 dan menjadi tolak ukur pencapaian, apresiasi, dan promosi film Indonesia.

“FFI 2021 merupakan tahun kedua diselenggarakan di tengah pandemi COVID-19. Namun, industri film Indonesia masih berjuang untuk menghasilkan karya terbaiknya dalam lingkungan yang terbatas. Melalui FFI, kami juga dapat mempresentasikan dan mempromosikan film kami secara global, bahkan jika ada peluang untuk menarik minat studio besar dalam film yang kami miliki, jadi penting bagi kami untuk terus menjadi tuan rumah Festival Film Indonesia, ”jelas Hilmar.

Hilmar menambahkan, itulah sebabnya tema FFI tahun ini merupakan cerminan dari semangat sineas Indonesia yaitu Sejarah Sinema dan Media Baru dengan subtema Mengubah Zaman, Mengubah Selera Film Indonesia.

Topik ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk membangkitkan semangat dan apresiasi film Indonesia untuk menciptakan karya baru dengan memanfaatkan teknologi.

“Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mendukung penuh pelaksanaan FFI 2021 dengan memberikan penghargaan kepada sutradara untuk film-film terbaik di setiap kategori sehingga dapat memperkuat industri perfilman dalam negeri, dan sebagai ajang untuk mempromosikan film Indonesia secara internasional. Ini juga merupakan langkah dalam mempromosikan budaya kita melalui film,” pungkas Hilmar.

Malam Piala Citra di Festival Film Indonesia akan berlangsung pada 10 November 2021 yang bertepatan dengan Hari Pahlawan, dan akan disiarkan secara langsung melalui akun YouTube Festival Film Indonesia, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, dan Kebudayaanku.

Artikel sebelumyaDaftar Nominasi Piala Citra Festival Film Indonesia 2021
Artikel berikutnyaImigrasi Putusibau: 5 TKI ilegal dikarantina di PLBN Badau