Beranda Warganet Kemendikbudristek tegaskan madrasah tetap dalam RUU Sistem Pendidikan Nasional

Kemendikbudristek tegaskan madrasah tetap dalam RUU Sistem Pendidikan Nasional

kami akan terus menerima dan menerima informasi

Jakarta (ANTARA) – Anindito Aditomo, Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Penilaian Pendidikan (BSKAP) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendiqbudristek), menegaskan sekolah dan madrasah akan tetap masuk dalam pendidikan nasional. sistem. Memeriksa.

“Sejak awal tidak ada keinginan atau rencana untuk mengecualikan sekolah, madrasah, atau bentuk pendidikan lainnya dari sistem pendidikan nasional. “Sekolah dan madrasah tetap menjadi bagian penting dari jalur pendidikan yang diatur dalam revisi RUU Sistem Pendidikan Nasional,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.

Namun, menurut dia, nama-nama khusus seperti SD dan MI, SMP dan MTs atau SMA, SMK dan MA akan dijelaskan pada bagian penjelasan agar nama-nama bentuk satuan pendidikan tidak terikat pada tataran undang-undang, sehingga sehingga lebih fleksibel dan dinamis.

Ia menambahkan, penyusunan RUU tentang sistem pendidikan nasional didasarkan pada prinsip keterbukaan terhadap masukan, dan tidak terburu-buru. Penyusunan rancangan undang-undang tentang sistem pendidikan nasional saat ini masih dalam tahap penyusunan awal.

Hal ini berdasarkan masukan dari para ahli dan berbagai pemangku kepentingan, serta diskusi dalam komite antar kementerian.

“Pada dasarnya RUU sistem pendidikan nasional masih dalam tahap perencanaan dan kami akan terus menerima dan menerima usulan,” ujarnya.

Sebelumnya, RUU tentang sistem pendidikan nasional menimbulkan reaksi negatif publik. Sebab, dalam RUU tersebut tidak memuat kata “madrasah”, seperti dalam kasus Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional.

Artikel sebelumyaMenkominfo Bahas Dukungan Doreen Bogdan Martin dengan Dubes AS
Artikel berikutnyaIndonesia Moeda Banten Umumkan Erik Tohir 2024 Calon Presiden