Beranda News Kementerian Gakkum LHK pantau perusakan hutan di Karawang

Kementerian Gakkum LHK pantau perusakan hutan di Karawang

Karawang (ANTARA) – Perum Perhutani Purvakarta menyatakan tim penegak hukum dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan memantau deforestasi di kawasan Champel, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

“Tim Gakkum Kementerian LHK sudah tiba di lokasi,” kata Wakil Pengurus Perhutani Purwakarta Mulyana Kurniavan saat dihubungi dari Karawang, Rabu.

Dikatakannya, Perhutani hanya mendampingi rombongan Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang berkunjung ke lokasi ke kawasan hutan Ciampel, Karawang.

Menurut dia, untuk mendapatkan hasil dan kesimpulan, dia dipindahkan ke kelompok Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Karena Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan lebih mengetahui kawasan hutan di berbagai daerah di Indonesia.

Perum Perhutani Purvakarta sebelumnya melaporkan ke Polres Karawang tentang perusakan hutan dan pengambilan tanah merah di kawasan hutan Champel.

Kawasan hutan yang dilaporkan sendiri oleh Perhutani terdapat di lokasi 25a, Blok Tsidzhengkol, RPH Kutapokhachi, BKPH, wilayah administrasi Telukjambe, Desa Mulyasari, Kecamatan Champel, Karawang. Luas lahannya sekitar 21,23 hektar.

Setelah Perhutani melaporkan kejadian tersebut, kelompok pengusaha yang menebang hutan menyatakan bahwa lokasi penambangan tanah merah di kawasan hutan adalah tanah mereka.

Untuk itu, Polres Karawang menerapkan status quo on the spot.

Sementara itu, Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan meninjau kawasan hutan setelah menerima laporan langsung kejadian deforestasi dari Dedi Muladi, Wakil Komisi IV DPR RI.

Artikel sebelumyaSebagian Sumatera Selatan memasuki musim kemarau
Artikel berikutnyaLIPI: Bagian dalam Teluk Ambon terancam sedimen dangkal.