Beranda News Ketua DPD berharap kasus pencurian susu ibu mendapat perhatian pemerintah.

Ketua DPD berharap kasus pencurian susu ibu mendapat perhatian pemerintah.

Dari segi ekonomi, para pelaku ini menderita dan membutuhkan perhatian serius.

Jakarta (ANTARA) – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI AA La Nyala Mahmoud Mattalitti berharap kasus pencurian susu yang melibatkan dua ibu asal Blitara, Jawa Timur ini menjadi perhatian pemerintah daerah.

“Masalah ini harus menjadi perhatian pemerintah daerah agar tidak terjadi pencurian karena kekurangan pangan dan ketidakmampuan memenuhi kebutuhan dasar anak-anak,” kata La Nyala dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Jakarta, Rabu.

Kasus dua ibu-ibu Kabupaten Blitar yang kepergok mencuri susu, jajan, parfum, dan minyak kayu putih kini viral di media sosial. Dua pelaku pencurian terancam hukuman maksimal 7 tahun penjara.

Ancaman hukuman menarik perhatian La Nyala.

“Pencurian tidak bisa dibenarkan dari sisi manapun. Namun, jika pencurian susu dan minyak kayu putih dikenakan hukuman yang cukup tinggi, itu juga cukup menyedihkan, ”katanya.

Selain itu, menurut juru bicara daerah pemilihan Jawa Timur, pencurian di toko Rani dan toko Ringgit di Blitara karena pelaku berada dalam kondisi ekonomi yang sangat sulit.

“Dari sudut pandang ekonomi, para penjahat ini menderita dan membutuhkan perhatian serius. Ini mungkin karena ada sesuatu yang salah dalam sistem sosial kita, ”kata La Nyala.

Oleh karena itu, La Nyala berharap masalah tersebut dapat diselesaikan secara damai dan pengadilan harus memberikan rasa keadilan yang adil.

Dia meminta penyelidikan ulang atas kejadian tersebut. La Nyalla tidak ingin pelaku dihukum lebih dari kesalahannya. Pada prinsipnya, kandang kecil tidak harus besar.

La Nyala juga meminta pemerintah untuk mendaftarkan ulang jumlah balita untuk ditambahkan ke daftar penerima makanan pendamping ASI (MPASI). Pendataan juga bertujuan agar anak tidak mengalami gizi buruk, khususnya susu.

Artikel sebelumyaPolisi Jawa Tengah menindak perdagangan anak-anak
Artikel berikutnyaPengamat berharap elit politik melibatkan dunia bawah dalam membentuk koalisi.