Beranda Warganet Ketua DPD RI dan Menteri Kepegawaian membahas masalah penempatan TKI

Ketua DPD RI dan Menteri Kepegawaian membahas masalah penempatan TKI

Buruh Migran Indonesia – Salah Satu Solusi Mengurangi Pengangguran

Jakarta (ANTARA) – Ketua DPD RI A.A. LaNyalla Mahmoud Mattalitti menggelar rapat kerja dengan Menteri Kepegawaian (Menaker) Ida Fauzia untuk membahas beberapa isu terkait ketenagakerjaan pekerja migran Indonesia (PMI).

Mengingat pekerja migran Indonesia merupakan salah satu cara untuk mengurangi pengangguran, mereka merupakan sumber devisa, yang mempengaruhi perputaran ekonomi masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional di tengah pandemi, kata DPD. Ketua RI LaNyalla dalam keterangan resmi yang diterima Selasa di Jakarta.

Dalam rapat kerja Komite III DPD RI dengan Menteri Tenaga Kerja Ida Fauzia, Ketua DPD RI LaNyala menyampaikan aspirasi bisnis PMI (P3MI), misalnya terkait pelemahan iuran, kepada Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker).

“Asosiasi P3MI berharap simpanan tersebut diberikan oleh P3MI sebagai pinjaman untuk operasional dan dana lainnya. Kami meminta Anda untuk menyelesaikan masalah ini, ”kata LaNalla.

Selain itu, P3MI berharap karantina konon PMI (CPMI) dapat difasilitasi oleh pemerintah dan dengan kebutuhan untuk membuka kembali dan memperluas penyebaran CPMI di berbagai negara potensial.

Menjawab tantangan tersebut, Menteri Sumber Daya Manusia Ida menjelaskan relaksasi dana simpanan akan dicermati secara cermat sesuai prosedur yang ada.

“Kami sedang mencari landasan hukum yang tepat. Karena mencakup banyak aspek, harus ada margin apresiasi ketika setiap orang harus mengikuti hukum dan peraturan. Dengan demikian, biro hukum Kementerian Sumber Daya Manusia masih mempertimbangkannya bersama beberapa pihak agar tidak menyalahi aturan yang ada,” jelas Menteri Sumber Daya Manusia Ida.

Di sisi karantina, Menteri Tenaga Kerja mengatakan pihaknya telah mengatasi masalah tersebut tetapi sedang dalam proses pendewasaan.

“Saat beradaptasi dengan kebiasaan baru, penempatan calon TKI membutuhkan prosedur yang berbeda. Untuk karantina sedang kami proses agar pemerintah bisa meringankannya. Itu harus diselesaikan karena berkaitan dengan anggaran,” ujarnya. dikatakan.

Soal perluasan negara tuan rumah PMI, Ida mengatakan pihaknya masih melakukan negosiasi dengan negara-negara tujuan potensial seperti Kuwait, Qatar, Jerman, Malaysia dan Brunei Darussalam untuk kerjasama baik dalam skema antar pemerintah maupun swasta. Kementerian Sumber Daya Manusia juga melakukan pemberdayaan dan penguatan atase ketenagakerjaan di negara tujuan.

Departemen Sumber Daya Manusia terus mempercepat vaksinasi terhadap CPMI dan PMI, serta selalu memantau dan menganalisis potensi pembukaan kembali lapangan kerja bagi tenaga kerja Indonesia.

Artikel sebelumyaDi masa pandemi, Menparekraf mengimbau musisi Ambon untuk mendigitalkan musik.
Artikel berikutnyaTasya Kamila mengajarkan anak-anak untuk menghemat air sejak dini