Beranda News Ketua DPD RI sangat mengapresiasi kerja operasional Polri.

Ketua DPD RI sangat mengapresiasi kerja operasional Polri.

Jakarta (ANTARA) – Ketua DPD RI AA LaNyala Mahmoud Mattalitti menyampaikan terima kasih kepada kepolisian yang menindak anggota Satpol PP Gowa yang melakukan tindak kekerasan dengan memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Ketua DPD RI A.A. LaNyalla Mahmoud Mattalitti dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, mengatakan staf PPKM harus bisa menghindari tindakan kekerasan.

“Kita harus mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian khususnya Polsek Gowa yang langsung menindak masyarakat atas kekerasan yang dilakukan oleh anggota Satpol PPKM selama pelaksanaan PPKM. Aparat memang harus tegas, tapi kekerasan itu jelas tidak dibenarkan, ” dia berkata.

Seorang senator dari Jawa Timur mengatakan, petugas harus lebih memperhatikan kondisi kehidupan masyarakat. Keputusan pemerintah untuk menerapkan PPKM jelas berdampak pada masyarakat, terutama secara ekonomi.

“Petugas harus memahami kondisi ini. Karena masyarakat harus memastikan ekonomi terus tumbuh,” ujarnya.

Untuk itu, LaNalla meminta petugas melakukan pendekatan yang lebih manusiawi. LaNyalla mengatakan, presiden mengimbau aparat setempat untuk tidak bersikap kasar dan kasar dalam menegur masyarakat, namun tetap bersikap tegas dan santun.

“Ini yang disebut lebih manusiawi, agar masyarakat paham jika keputusan yang diambil pemerintah untuk kepentingan bersama, agar kondisi segera kembali normal,” ujarnya.

Sebelumnya, seorang anggota Satpol PP Gowa diduga mencabuli pasangan suami istri pemilik warnet. Sang istri dikabarkan sedang hamil delapan bulan bahkan harus dirawat di rumah sakit di Kota Makassar.

Polisi Gova menyelidiki kasus ini, menyebut anggota Satpol PP yang menganiaya itu sebagai tersangka kekerasan.

Identifikasi tersangka anggota Badan Usaha Milik Negara “Satpol Gowa” itu dilakukan setelah polisi memeriksa 7 saksi dan melakukan penyelidikan berdasarkan barang bukti yang dikumpulkan polisi.

Namun, polisi masih belum menangkap tersangka karena masih berkoordinasi dengan pemeriksaan Gubernur. Tersangka masih menjalani pemeriksaan.

Artikel sebelumyaMuhaimin mengungkapkan penyesalannya atas banyak jurnalis yang menghadapi COVID-19
Artikel berikutnyaBMKG: Gelombang tinggi melanda sebagian perairan Maluku Utara