Beranda News KJRI Kuching Bantu Kembalikan Tiga WNI Korban Judi Online

KJRI Kuching Bantu Kembalikan Tiga WNI Korban Judi Online

Pontianak (ANTARA) – Kepala Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching Yonni Tri Prayitno mengatakan pihaknya kembali membantu pemulangan tiga WNI yang menjadi korban agen judi online di Sarawak, Malaysia, melalui Entikong. Pos Perbatasan Negara (PPPN), Kalimantan Barat.

“Pada 15 Juni 2021, kami awalnya menerima laporan warga negara Indonesia yang direkrut dari situs perjudian internet ilegal di kawasan Kuching, meminta bantuan agar WNI tersebut dapat dipulangkan ke Indonesia,” kata Yonnie Tri Praitno dari Kuching. Sabtu.

Ia menjelaskan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan kepolisian setempat, kemudian pada 16 Juni 2021, Polsek Sarawak bersama KJRI Kuching melakukan pengecekan terhadap laporan tersebut, dan hasilnya tiga WNI dikontrak untuk kerja online ilegal. tempat perjudian di daerah Kuching, Sarawak.

“Tiga WNI – Chichi Paramida (perempuan) Lisa Yanti, keduanya dari Kabupaten Sambas, dan Apan (laki-laki) dari Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat,” jelasnya.

Setelah dilakukan penyelidikan pada hari yang sama, polisi setempat menyerahkan tiga WNI ke KJRI Kuching untuk dipulangkan ke Indonesia, kata Tonny.

“Karena mereka tidak memiliki dokumen perjalanan yang sah, KJRI Kuching membantu proses kelengkapan dokumen perjalanan mereka sebelum kembali ke Indonesia,” katanya.

Ia menambahkan, setelah kelengkapan berkas, pada Jumat (25/6), tiga warga Kalbar dibantu kembali ke Indonesia melalui PLBN Entikong, Sanggau Kalbar, setelah sebelumnya menjalani pemeriksaan Covid-19 di RS KPJ Kuching dan dinyatakan sembuh. negatif untuk COVID-19.

“Proses repatriasi berjalan lancar, di PLBN Entikong mereka diterima Satgas Repatriasi WNI/PMI kemudian lolos protokol pencegahan COVID-19 sebelum dipulangkan ke kampung halaman,” kata Yonnie.

Artikel sebelumyaPolres Lampung Ajak Masyarakat Imunisasi COVID-19
Artikel berikutnyaDanrem: KSB tidak menyandera pekerja di Yahukimo