Beranda Nusantara KLHK Dorong Percepatan Lingkungan untuk Konservasi Sumber Daya Alam

KLHK Dorong Percepatan Lingkungan untuk Konservasi Sumber Daya Alam

Jakarta (ANTARA) – Inspektur Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Lakshmi Vijayanti mendorong percepatan lingkungan untuk menjaga dan melestarikan sumber daya alam yang menjadi modal kemajuan daerah.

“Akselerasi ekologi memiliki konsekuensi untuk apa yang disebut lingkungan, modal dirangsang sedemikian rupa sehingga tumbuh. Artinya kita investasi renovasi untuk menahan kerusakan dan yang terpenting produktivitas pelayanan bisa berlipat ganda,” kata Irjen KLHK Laxmi dalam diskusi virtual environment yang dipimpin Pemkab Musi Banyuasin, dipantau dari Jakarta, Senin.

Hal ini penting karena lingkungan dan sumber daya alam merupakan modal kemajuan daerah yang harus dipertahankan dan dibiarkan tumbuh.

Ia menekankan betapa pentingnya meninggalkan pemikiran tradisional yang hanya berfokus pada permodalan atau, dalam hal ini, dalam bentuk sumber daya alam.

Ia menekankan perlunya menjaga sumber daya alam agar tidak menyusut dan hilang. Oleh karena itu, diperlukan penggunaan yang efisien.

Ia mengingatkan, dalam hal pengembangan visi Indonesia Emas 2045, kuncinya adalah bagaimana sumber daya alam dan lingkungan menjadi modal.

Lakshmi menyoroti Kabupaten Musi Banyuasin yang memanfaatkan sumber daya alam secara ekstensif. Namun, dia menekankan bahwa ada tren peningkatan di sektor jasa dan perkotaan.

“Ini berarti kita benar-benar dapat memanfaatkan teknologi dan tingkah laku Ekonomi membuat penggunaan sumber daya alam kita jauh lebih efisien, ”katanya.

Dia menekankan bahwa Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mendorong upaya besar-besaran untuk merehabilitasi kondisi yang rusak. Ini bisa dimanfaatkan untuk pembangunan daerah, misalnya ada potensi perdagangan karbon dan infrastruktur hijau.

Artikel sebelumyaKemungkinan penggunaan "karbon biru" perlu dioptimalkan
Artikel berikutnyaR.I. Bavaslu berharap para kader memahami demokrasi setelah SKPP.