Beranda News Koalisi Partai Bahas Lowongan Wakil Gubernur Papua

Koalisi Partai Bahas Lowongan Wakil Gubernur Papua

Jayapura (ANTARA) – Koalisi partai pendukung Gubernur Papua Lucas Enembe dan Wakil Gubernur Papua Clemen Tinal akan membahas pengisian jabatan Wakil Gubernur yang kosong menyusul kepergian mendiang Clemen Tinal.

“Memang benar koalisi partai akan bertemu dengan agenda membahas kekosongan wakil gubernur Papua,” kata ketua koalisi partai Matthew Avoitau, Minggu di Jayapura.

Menurut Avoitau yang didampingi sekretaris koalisi partai yang juga Ketua DPW PKS Papua Kusmanto, hasil pertemuan tersebut nantinya akan direkonsiliasikan dengan Gubernur Lucas Enembe, mengingat mereka akan berpasangan dan bekerja sama dalam Lari. pemerintah sampai akhir masa jabatannya.

Matthew Avoytauv yang juga Ketua DPD NasDem Papua mengakui mengingat situasi saat ini masih genting, tahap awal koalisi akan mendengarkan pandangan pimpinan partai sebelum membahas bagaimana prosesnya dilakukan.
Selanjutnya koalisi akan mendengarkan arahan gubernur, dan akan membahas kriteria dan calon wakil gubernur, yang akan bekerjasama dengan gubernur sebelum diajukan ke Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP).
“Nantinya, tiga nama akan diajukan ke DPRP, yang selanjutnya akan dipilih sesuai dengan mekanisme dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Avoytauv.
Sekretaris Koalisi yang juga Ketua PKS DPW Papua, Cusmanto menyampaikan rasa duka yang mendalam atas meninggalnya Wakil Gubernur Clemen Tinal.
Adapun pembahasan penggantian jabatan Wakil Gubernur baru akan dilakukan 40 hari setelah Wagub Clement Tinal meninggal.
Pembahasan yang dipimpin oleh koalisi partai tersebut akan berlangsung sesuai dengan mekanisme yang ada, tambah Cusmanto.
Koalisi partai pendukung pasangan Lucas Enembe-Clemen Tinal dalam Pilcada 2017 adalah Partai Demokrat, Kelompok Kerja (Golkar), Nasional Demokrat (NasDem), Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKB). PKPI), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Keadilan Sosial (PKS).
Wakil Gubernur Clemen Tinal meninggal dunia pada 21 Mei tahun lalu di RS Abdi Valuyo Jakarta karena sakit dan dimakamkan Senin (24/5) di Timik.

Artikel sebelumyaDinas Imigrasi Sulawesi Selatan deportasi dua warga negara Filipina
Artikel berikutnyaPenghinaan terhadap harkat dan martabat kepala negara sahabat juga diatur dalam RCUHP.